KBC Blogger Bertuah Logo Blogger Indonesia

7 Kejadian Alam Yang Menakjubkan Dan Indah




Kejadian kejadian alam memang sangat indah untuk dilihat Fenomena alam seperti pelangi. Tapi mungkin pelangi sudah biasa kita lihat. Bagaimana dengan 7 Kejadian Alam Yang Menakjubkan Dan Indah berikut ini Ce Ki Dot :


1. Pelangi Bulan

[imagetag]  
Pelangi terjadi karena matahari bersinar pada tetesan-tetesan air embun,
biasanya terjadi pada atmosfir setelah hujan. Moonbow lebih jarang

terjadi, hanya dapat dilihat pada malam hari ketika bulan ada pada titik

rendah pada saat bulan purnama sampai hampir purnama. Satu tempat

popular untuk melihat Moonbow adalah di air terjun Cumberland di

kentucky AS.

 
2. Fatamorgana
[imagetag]
Fatamorgana muncul ketika cahaya terbias dan menghasilkan gambar dari suatu object

atau langit padahal sebenarnya tidak ada. Fenomena ini biasanya

terjadi di permukaan panas, seperti jalan aspal atau gurun pasir.

 
3. Sabuk Venus
[imagetag]
Sabuk Venus adalah fenomena yang muncul pada saat senja yang berdebu ketika

sekumpulan langit kemerahan dan kecoklatan muncul diantara langit dan

cakrawala.


4. Awan Noctilucent

[imagetag]
Awan Noctilucent adalah awan yang sangat tinggi secara atmosfir yang

membiaskan cahaya pada senja ketika matahari telah tenggelam,

mengiluminasi/menyinari langit dengan cahaya yang tak tampak.


5. Aurora Borealis

[imagetag]
Pada belahan dunia selatan juga dikenal dengan nama Aurora Australis,

Aurora Borealis adalah partikel bermuatan listrik dari matahari yang

telah mencapai bagian teratas atmosfir bumi dan menjadi sangat aktif.

Aurora biasanya sering terlihat di daerah dekat kutub dan pada waktu

dimana siang dan malam sama panjang.

 
6. Awan Mammatus
[imagetag]  
Bentuk awan yang aneh ini sering diasosiasikan dengan badai, dan tidak dapat dimengerti sepenuhnya bagaimana awan ini terbentuk.


7. Pusaran Api

[imagetag] 
Pusaran api adalah tornado yang berputar terlalu dekat dengan kebakaran hutan
atau pusaran yang terbentuk karena terdapat terlalu banyak panas di

area tersebut.
 
sumber : http://terselubung.blogspot.com/2013/05/7-kejadian-alam-yang-menakjubkan-dan.html

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam




Tidak dapat dipungkiri dalam sejarah peradaban manusia selalu ada
kekejian dan kekejaman. Bahkan pembunuhan sudah ada sejak manusia
pertama tiba di bumi. Namun beberapa diantara menjadikan kekejaman
sebagai bagian budaya mereka. Nah posting kali membahas 10 peradaban yang memiliki budaya yang kejam, Loe boleh setuju atau bahkan tidak sob.



10. Celtic Empire

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Celtic memiliki reputasi besar sebagai pemburu kepala, dan terkenal
untuk meletakkan kepala korban di kereta mereka, dan di depan rumah
mereka. Banyak Celtic bertarung secara telanjang (untuk mengejutkan
musuh mereka) dan terkenal dengan pedang besi panjang mereka: “Mereka
memotong kepala musuh dalam pertempuran dan melampirkannya ke leher kuda
mereka. Barang rampasan bernoda darah mereka serahkan ke pembantu
mereka dan menyanyikan lagu kemenangan, dan mereka memaku kepala musuh
di atas rumah mereka, sama seperti halnya pemburu yang memasang kepala
hewan buruan. Mereka membalsem dalam minyak cedar kepala musuh paling
terkenal, dan menjaga mereka dengan hati-hati di peti, dan menampilkan
mereka dengan bangga kepada orang asing, mengatakan bahwa untuk yang
satu ini kepala nenek moyang mereka, atau ayahnya, atau manusia itu
sendiri, menolak menawarkan sejumlah besar uang. Mereka mengatakan bahwa
beberapa dari mereka menyombongkan diri bahwa mereka menolak berat
kepala emas”.



9. Maori Civilization

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Para Maori adalah pemukim pertama Selandia Baru – tiba berabad-abad
sebelum orang Eropa. Budaya mereka sebelum ke era modern awal. Mereka
telah dikenal mempraktekkan kanibalisme selama peperangan. Pada bulan
Oktober,, 1809 sebuah kapal narapidana Eropa diserang oleh sekelompok
besar prajurit Maori, balas dendam atas penganiayaan anak seorang kepala
suku. Maori membunuh sebagian besar 66 orang di dalamnya, dan membawa
korban mati dan hidup dari perahu dan kembali ke pantai untuk dimakan.
Hanya sedikit yang bisa selamat, yang bisa menemukan tempat
persembunyian di dalam tiang kapal, ngeri saat mereka melihat
teman-temannya sekapal mereka dimakan suku Maori semalaman.



8. Mongol Empire

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Mongol dianggap barbar dan biadab. Mereka mendominasi Eropa dan Asia dan
yang paling terkenal pasukan berkuda, dipimpin oleh salah satu komandan
militer terbesar dalam sejarah, Genghis Khan. Mereka sangat disiplin
dan master dengan menggunakan busur dan panah pada kuda. Mereka
menggunakan busur komposit yang bisa merobek melalui armor, dan juga
cukup baik dengan tombak dan pedang lengkung. Mereka adalah ahli perang
psikologis dan intimidasi, dan membangun kerajaan terbesar kedua yang
pernah ada, hanya lebih kecil daripada Kerajaan Inggris (Tapi tidak ada
yang menakutkan tentang teh dan crumpets). Semuanya berawal ketika
Temujin (yang kemudian dikenal sebagai Genghis Khan), bersumpah di masa
mudanya untuk membawa dunia di kakinya. Dia hampir berhasil. Lalu ia
mengatur pemandangan di atas Cina, dan sisanya adalah sejarah. Dari
Vietnam ke Hongaria, Kekaisaran Mongol adalah bersebelahan kerajaan
terbesar dalam sejarah umat manusia.



7. Apache Tribes

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Apache adalah seperti ninja Amerika. Mereka akan menyelinap di belakang
Anda dan menggorok tenggorokan Anda, tanpa Anda menyadarinya. Mereka
menggunakan senjata primitif sebagian besar terbuat dari kayu dan
tulang. Mereka juga para pejuang pisau terbesar di dunia yang pernah
dilihat, dan cukup baik dengan tomahawk dan melempar kapak. Mereka
meneror Amerika Serikat barat daya, dan bahkan militer kesulitan
mengalahkan mereka. Mereka pejuang gerilya terbaik, dan keturunan mereka
mengajarkan pasukan militer modern bagaimana bertarung dengan tangan
kosong. Mereka biasanya menguliti korban mereka.



6. Viking Empire

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Mereka meneror Eropa dengan penggerebekan dan penjarahan (walaupun tidak
semua dari mereka). Mereka ganas dalam pertempuran dan menggunakan
senjata yang cocok dengan perawakan mereka. Mereka besar dan menggunakan
kapak mereka, pedang dan tombak ahli dalam menaklukkan kota. Bahkan
agama mereka tentang perang, dan mereka percaya bahwa ketika Anda
meninggal dalam pertempuran, sekalilagi anda dibangkitkan dalam
pertempuran yang tidak pernah berakhir. Mereka adalah tentara ideal yang
akan menghancurkan apa saja yang menghalangi.



5. Korea Utara

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Mereka yang tertangkap mencuri makanan atau mencoba untuk menyeberang
perbatasan, dikenakan eksekusi publik. Kim melanjutkan gaya hidup mewah
dan obsesi militer, meskipun perekonomian runtuh. Di Korea Utara, dia
dan ayahnya yang didewakan, dianggap sebagai penyelamat seluruh alam
semesta. 250.000 pembangkang dimasukkan ke “kamp pendidikan ulang”. Dia
telah mengobarkan perang terhadap Korea Selatan yang melibatkan
pembunuhan pemimpin Korea Selatan dan meledakkan pesawat Korea Selatan.
Dia menyajikan sebuah ancaman besar bagi dunia dalam hal perang nuklir,
setelah membujuk Uni Soviet untuk memberi reaktor nuklir, pada tahun
1984.



4. Roman Empire

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Sementara Roma mungkin merupakan kerajaan terbesar, Anda tidak bisa
mengabaikan kengeriannya. Penjahat, budak dan lainnya dipaksa untuk
memerangi satu sama lain sampai mati dalam permainan gladiator. Beberapa
orang yang paling jahat dalam sejarah Romawi – Caligula, Nero dan
lainnya. Kristen adalah kelompok yang pertama kali, ditargetkan untuk
dianiaya, oleh kaisar Nero, di 64 AD. Beberapa terkoyak oleh anjing,
yang lain dibakar hidup-hidup sebagai obor manusia. Pada mulanya mereka
dipimpin oleh raja-raja, kemudian menjadi republik (mungkin masakejayaan
mereka yang terbesar) sebelum akhirnya menjadi sebuah kekaisaran.
Bagaimana sekelompok petani, yang memulai menangkis serigala untuk
melindungi ternak mereka, akhirnya menjadi kerajaan terbesar dalam
sejarah adalah legenda. Ditambah dengan sistem militer dan administrasi
yang sangat baik, Kekaisaran Romawi, atau lebih tepatnya Roma kuno,
adalah juga salah satu pemerintahanterlama. dihitung dari pendiriannya
sampai jatuhnya Kekaisaran Bizantium, Roma kuno berlangsung selama 2.214
tahun.



3. Aztec Empire

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Suku Aztec mulai teokrasi rumit mereka di tahun 1300, dan membawa
pengorbanan manusia ke era keemasan. Sekitar 20.000 orang dibunuh setiap
tahun untuk menenangkan dewa-dewa – terutama dewa matahari, yang
membutuhkan “makanan” dari darah setiap hari. Hati korban dipotong, dan
beberapa mayat dimakan selama upacara. Korban lain tenggelam, dipenggal,
dibakar atau dijatuhkan dari ketinggian. Dalam sebuah ritual untuk dewa
hujan, anak-anak menjerit dibunuh di beberapa situs sehingga air mata
mereka mungkin menyebabkan hujan. Dalam sebuah ritual untuk dewi jagung,
perawan menari selama 24 jam, kemudian dibunuh dan dikuliti, kulitnya
dikenakan oleh seorang imam yanbg melanjutkan tariannya. Satu sumber
mengatakan bahwa pada penobatan Raja Ahuitzotl’s, 80.000 tahanan
dibantai untuk menyenangkan para dewa. Dikatakan bahwa kadang-kadang
korban akan dimakan.



2. Nazi Germany

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Meskipun peradaban yang sangat singkat, Nazi Jerman adalah negara
adidaya, dan sangat mempengaruhi dunia. Sedikitnya 4 juta orang tewas
dalam Holocaust (dengan beberapa spekulasi lebih dekat ke 11 juta), dan
Nazi Jerman memulai perang terburuk dalam sejarah manusia – Perang Dunia
II. The Nazi Swastika mungkin adalah simbol yang paling dibenci di
dunia. Nazi Jerman ymemiliki sekitar 268.829 kilometer persegi tanah.
Hitler adalah salah satu orang paling berpengaruh yang pernah ada ,
sejauh ini, salah satu yang paling menakutkan.



1. Soviet Union

10 Peradaban yang Memiliki Budaya yang Kejam
Komunisme bertanggung jawab atas jutaan kematian lebih, bahkan dari Nazi
Jerman. Komunis seperti Josef Stalin, Mao Zedong, Pol Pot, Nicolae
Ceausescu dan lain-lain telah membunuh jutaan orang. Tapi Uni Soviet
adalah yang terburuk. Stalin, sendirian, membunuh 1-60 juta orang. Uni
Soviet itu mungkin salah satu musuh terbesar Amerika Serikat. Hidup di
bawah Stalin menempatkan bahkan orang yang paling rata-rata ke dalam
keadaan ketakutan, membuat Uni Soviet lebih buruk dari Nazi Jerman, di
mana mayoritas Jerman merasakan tingkat keselamatan selama mereka
mendukung konsep Nazi.


sumber : http://terselubung.blogspot.com/2013/05/10-peradaban-yang-memiliki-budaya-yang.html

Upacara Kematian Bernilai Milyaran Rupiah

Rombongan keluarga besar dan jenazah memasuki rante di Tongkonan Tombang, Tosapan, Kecamatan Makale, tempat terakhir almarhumah disemayamkan. Jarak yang ditempuh sekitar tiga kilometer.
Ketidakpastian akan misteri kehidupan setelah mati, menciptakan kekhawatiran akan nasib si mati di alam baka. Di dataran tinggi Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, upaya untuk menguak misteri itu telah menciptakan sebuah prosesi religius yang begitu rumit, kompleks, dan memakan banyak tenaga serta biaya. Masyarakat Toraja menyebutnya dengan Upacara Rambu Solok.

Ritual itu dikenal sebagai upacara pengantar jenazah seseorang ke penguburan.


Meski hanya sebuah ritual kematian, penyelenggaraan upacara itu layaknya sebuah pesta besar. Sebab, puluhan ekor kerbau dan babi mesti dikorbankan dengan melibatkan massa secara kolosal dan membutuhkan dana puluhan hingga ratusan juta bahkan milyaran rupiah.


Jika mengikuti tata cara Aluk To Dolo, upacara Rambu Solok sebenarnya adalah upacara yang rumit dan kompleks. Namun, sejak masuknya agama Kristen, Katolik, dan Islam, beberapa bagian prosesi telah dihilangkan. Kini, secara umum, ada empat bagian prosesi yang masih terus dilakukan, yaitu Mapalao, penerimaan tamu, penyembelihan kerbau, dan penguburan.


Upacara Mapalao adalah ritual untuk membawa jenazah ke pusat prosesi, yaitu di rumah adat Tongkonan. Mapalao dilakukan dengan mengarak keranda jenazah dari rumah tinggal menuju Tongkonan keluarga. Di sanalah, jenazah disemayamkan sementara waktu di sebuah Lakean yang terletak di ujung Tongkonan.


Usai upacara Mapalao, keluarga menerima kedatangan para tamu untuk memberi penghormatan terakhir kepada almarhum. Bunyi lesung yang ditabuh sejumlah wanita menjadi pertanda ada tamu yang datang.


Para tamu datang dalam kelompok-kelompok keluarga dengan membawa hewan seperti kerbau dan babi untuk disumbangkan. Setiap kali rombongan tamu tiba, tuan rumah segera membawa mereka ke Lantang dan menyediakan hidangan. Di saat yang sama, alunan kidung kesedihan dari penari Renteng sengaja dilantunkan untuk menggambarkan sejarah hidup almarhum.


Proses yang agak rumit terjadi saat upacara penyembelihan kerbau. Sebab, hewan yang telah diterima keluarga, baik dari sumbangan maupun keluarga sendiri akan dihitung oleh panitia yang terdiri dari keluarga, aparat desa, dan masyarakat adat. Dalam proses ini, sering terjadi negosiasi yang alot.


Terkadang, protes datang karena ketakpuasan soal jumlah kerbau yang harus disembelih. Namun, kesepakatan akhir tetap harus terjadi, tak peduli proses negosiasi berakhir dengan protes. Di depan Tongkonan dan keranda jenazah, satu demi satu tebasan pedang para penjagal mengakhiri ajal sang kerbau.


Setelah semua rangkaian upacara telah dilewati maka saatnya dilakukan penguburan. Masyarakat Toraja mempunyai tradisi unik dalam mengubur orang yang telah mati. Penguburan tak dilakukan di tanah, tapi di goa-goa alam yang terletak di tebing-tebing pegunungan. Bahkan, mereka meyakini bahwa semakin menantang proses penguburan maka semakin tinggi pula derajat keluarga yang meninggal.


Akhirnya, sebuah prosesi penguburan yang sangat berbahaya dilakukan. Mulai dari kelincahan, keberanian, serta dorongan keyakinan spiritual. Terkadang, nyawa harus dipertaruhkan dalam proses penguburan ini. Semuanya dilakukan dengan penuh keyakinan bahwa yang diperbuat akan membahagiakan leluhur yang telah meninggal.


Bagaimana pun, rambu solok telah menjadi fenomena dalam kehidupan masyarakat, bahkan tidak jarang melahirkan sikap pro dan kontra. Pada satu sisi budaya ini dianggap positif. Bukan hanya dalam rangka melestarikan adat istiadat dan tradisi, tapi juga berdampak pada kehidupan keseharian masyarakat, terutama dengan kebersamaan dan kerjasama warga.


Belum lagi jika dikaitkan dengan pengembangan sektor pariwisata, karena tradisi ini dianggap sebagai salah satu sektor unggulan dan sangat potensial mendatangkan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.


Di sisi lain, kritik terhadap pelaksanaan pesta ini juga mulai berkembang. Penggunaan dana yang terkadang mencapai angka puluhan miliar dinilai oleh sebagian kalangan telah di ambang batas kewajaran, dan menciptakan budaya boros bagi masyarakat. Untuk sebagian warga, biaya pelaksanaan pesta rambu solok akan terasa sangat besar dan menjadi beban bagi mereka.


Meski demikian, mereka tetap harus melaksanakannya, dalam rangka menjaga gengsi dan popularitas. Belum lagi kewajiban untuk membayar utang bagi mereka yang telah membantunya saat pelaksanaan pesta.


Pro-kontra terhadap pelaksanaan ritual ini tentunya harus bisa disikapi secara bijak. Sebagai sebuah tradisi yang telah menjadi aset daerah tentunya kita tidak ingin budaya ini hilang. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dari segenap elemen dan pelaku pembangunan untuk menemukan formula efektif dan menguntungkan.


Di tingkat masyarakat perlu terbangun kesadaran bahwa pelaksanaan pesta yang berlebihan akan lebih banyak berimplikasi negatif dibandingkan positifnya.
Jenazah dibawa ke lakkean, tempat khusus selama upacara berlangsung, dan foto almarhumah dengan berbagai dekorasi hitam dan merah.       
Babi pun diboyong ke rante untuk dipotong dan dibagi-bagikan.  


Kerbau Belang ( Tedong Bonga) yang harganya paling murah 150 juta rupiah turut disembelih



Kerbau yang disembelih dengan cara berdiri.

Daging yang dilemparkan ke berbagai arah penjuru angin, menandakan penghormatan ke seluruh wilayah tongkonan.

Sumber : kaskus.us
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kunjungan

Rating for adieth12.blogspot.com
Recommended Post Slide Out For Blogger