KBC Blogger Bertuah Logo Blogger Indonesia

Garuda di dadaku




Garuda di dadaku.......
tak terbayang betapa bangganya jika aku bisa
memakai lambang garuda di dadaku...

do'a kan saja ya friends....

Impian qu...


aq adlh org yg ingin m'bhagiakn org tua.......
suatu hr nnt aq ingin m'jd s'org jurnalis....
dan aq akn pergi ke.............Estadio Santiago Bernabeu.......
kndng Real Madrid utk m'liput prtndngnnya...
dan aq akn mewawancarai pr pmain na... tnggu lh aq estadio santiago bernabeu.............I'm cooooooooooomiiiiiiiiiing............later.............

Seni Tari

tri aNung aniN diTA
XI IPA 2
Art Of Culture Task

GMP : Ronaldo Rozalino S.Sn

SMA PINTAR



TARI PIRING


Tarian Piring merupakan seni tari yang dimiliki oleh orang Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat. Tarian tersebut menggambarkan rasa kegembiraan dan rasa syukur masyarakat Minangkabau ketika musim panen telah tiba, dimana para muda mudi mengayunkan gerak langkah dengan menunjukkan kebolehan mereka dalam mempermainkan piring yang ada di tangan mereka.
Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang, yang dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang.
Kesenian tari piring ini dilakukan secara berpasangan maupun secara berkelompok dengan beragam gerakan yang dilakukan dengan cepat, dinamis serta diselingi bunyi piring yang berdentik yang dibawa oleh para penari tersebut. Pada awalnya sejarah tari piring ini memiliki maksud dalam pemujaan masyarakat minangkabau terhadap Dewi Padi dan penghormatan atas hasil panen. Namun pada jaman sekarang tarian tersebut lebih sering diadakan pada acara pernikahan.
Tari Piring ini menjadi sangat digemari bahkan di negeri tetangga juga seperti Malaysia tari ini sering dibawakan. di luar negeri tari piring dikenal dan disenangi karena tarian ini memiliki gerakan yang enerjik, bersemangat, atraktif, dinamis, serta gerakan dari tari tersebut tidak monoton sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton Tari Piring.

Sumber : www.swaberita.com

Seni Tari

tri aNung aniN diTa
XI IPA 2
Art Of Culture Task
GMP : Ronaldo Rozalino S.Sn
SMA PINTAR


TARI ZAPIN

Tarian Zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang. Tarian ini diinspirasikan oleh keturunan Arab yang berasal dari Yaman. Menurut sejarah, tarian Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan di kalangan raja-raja di istana setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16.
Masyarakat Melayu termasuk seniman dan budayawannya memiliki daya kreasi yang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kreasi tari Zapin yang identik dengan budaya Melayu maupun dalam hal berpantun. Seniman dan budayawannya mampu membuat seni tradisinya, tidak mandek tapi penuh dinamika yang selalu dapat diterima dalam setiap keadaan. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur, digunakan sebagai media dakwah Islamiyah melalui syair lagu-lagu zapin yang didendangkan.
Musik pengiring tari zapin terdiri dari dua alat utama, yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas. Menurut versi lain tari ini diiringi oleh musik ensemble yang terdiri dari pemain marwas, gendang, suling, biola, akordion, dumbuk, harmonium, dan vokal.
Sebelum tahun 1960, zapin hanya ditarikan oleh penari laki-laki. Namun kini sudah biasa ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan. Tari Zapin sangat banyak ragam gerak tarinya, walaupun pada dasarnya gerak dasar zapin-nya sama, ditarikan oleh rakyat di pesisir timur dan barat Sumatera, Semenanjung Malaysia, kepulauan Riau, pesisir Kalimantan dan Brunei Darussalam.
Di nusantara, zapin dikenal dalam 2 jenis, yaitu zapin Arab yang mengalami perubahan secara lamban, dan masih dipertahankan oleh masyarakat turunan Arab. Jenis kedua adalah zapin Melayu yang ditumbuhkan oleh para ahli lokal, dan disesuaikan dengan lingkungan masyarakatnya. Kalau zapin Arab hanya dikenal satu gaya saja, maka zapin Melayu sangat beragam dalam gayanya. Begitu pula sebutan untuk tari tersebut tergantung dari bahasa atau dialek lokal di mana dia tumbuh dan berkembang. Sebutan zapin umumnya dijumpai di Sumatera Utara dan Riau, sedangkan di Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu menyebutnya dana. Julukan bedana terdapat di Lampung, sedangkan di Jawa umumnya menyebut zafin. Masyarakat Kalimantan cenderung memberi nama jepin, di Sulawesi disebut jippeng, dan di Maluku lebih akrab mengenal dengan nama jepen. Sementara di Nusatenggara dikenal dengan julukan dana-dani.

Sumber : http://culture.melayuonline.com

L'Aquila Berduka


Di tengah musibah gempa yang melanda L’Aquila Italia, yang menewaskan lebih dari dua ratus orang, ternyata ada mukjizat di baliknya. Eleonora (20) akhirnya bias diselamatkan setelah 42 jam terkubur di dasar reruntuhan bangunan berlantai empat di Cunoe, utara Italia. Tim penolong bisa menemukan Eleonora mengikuti teriakannya.Yang menarik, Maria D’Antonuono (98) terjebak di reruntuhan rumahnya selama tiga puluh jam, sebelum akhirnya bisa diselamatkan tim SAR. Bahkan nenek warga L’Aquila itu, sempat menyulam saat menunggu tim penolong untuk menyelamatkannya. Allahu akbar………

enaknya bisa bicara di depan orang banyak

Jum'at, 27 Maret 2009 adalah kali ke empat saya bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan shalat Jumat di mushalla Miftahul Jannah SMA Pintar....

Sebelum tampil rasanya gugup banget, bayangkan saya berbicara di depan para guru-guru sekalian. Biasanya mereka yang selalu berbicara di depan kami semua, namun waktu itu sayalah yang beeertindak sebagai guru... Saya termotivasi oleh ayah saya yang selalu berkata, "ketika kita di atas mimbar, kitalah gurunya,kitalah yang paling hebat"..........

Oleh karena itu saya ingin selalu tampil di depan khalayak ramai.........

Lucu deh...

Memelihara Kucing Diam-diam

Pak Agus adalah kepala sekolah di sebuah asrama yang sangat disiplin. Maka dia menerapkan peraturan ketat yang harus dituruti, termasuk larangan untuk membawa binatang peliharaan apa pun juga.

Tapi hal itu berubah ketika Pak Agus menemukan seekor anak kucing di ruang kerjanya. Pak Agus sendiri jadi tidak mematuhi peraturan yang sudah kubuat. Secara sembunyi-sembunyi Pak Agus memelihara kucing itu di ruangannya.

Selain dia sendiri, mahasiswa-mahasiswa baru yang kamarnya bersebelahan dengan ruanganku ternyata mengetahui apa yang kulakukan. Tapi untunglah, mereka malah berjanji akan merahasiakan hal ini dan menyarankan untuk menyamarkan panggilan kucingnya dengan sebutan "Buku".

Suatu pagi Pak Agus pergi ke luar asrama bersama dengan kucingnya yang ditaruh dalam ransel tertutup agar tidak diketahui oleh mahasiswa dan dosen-dosen yang lain.

Tiba-tiba seorang mahasiswa yang ruangannya sangat jauh dari ruanganku berkata, "Pagi-pagi begini Anda bawa-bawa buku mau kemana, Pak?"

Saya mau membawa "Buku" ke dokter hewan. "Si Buku diam terus dari tadi malam, dan tidak mau makan," jelasnya pada mahasiswa itu.

Dengan wajah melongo mahasiswa tadi menatap wajah Pak Agus dan berkata, "Bapaklah yang perlu ke dokter!"

???!!!@@@
Sent by: e-ketawa on Mar 12th, 2009 | Rate it and send to friend

Membeli Payung Berlubang

Seorang anak SMP N 3 Bumiayu,membeli payung karena masih sering hujan.

Dita: "Bang berapa harga payungnya...?"

Bang: "Wah tinggal payung yang bolong-bolong sedikit gimana mas?"

Dita: "Tidak apa-apa bang, harganya berapaan?"

Bang: "Payung yang bolongnya segede jempol Rp.15 ribu.Yang ini harganya cuma Rp.5 ribu...."

Dita: "Kok lebih murah payungnya, kenapa...?"

Bang: "Kalau yang ini bolongnya segede kepelan tangan...."

Dita: ???!!!!???
Sent by: e-ketawa on Mar 10th, 2009 | Rate it and send to friend

Kelas Sastra yang Membingungkan

Di kelas sastra pertamanya pada sebuah universitas, seorang mahasiswa duduk di deretan depan.

Si profesor bilang kalau mereka semua harus membaca lima buku, dan ia akan memberikan daftar penulis buku yang bisa mereka pilih untuk dibaca bukunya.

Lalu si profesor berjalan ke mimbar, mengambil catatannya dan berkata, "Baker, Black, Brooks, Carter, Cook ...."

Mahasiswa baru itu dengan susah payah berusaha menulis nama-nama yang dikatakan sang profesor sampai seseorang menepuk pundaknya.

Mahasiswa yang duduk di belakangnya berbisik, "Dia sedang mengabsen."

Kesaksian Kenneth Arnold


Pada masa akhir Perang Dunia II, kemahsyuran BETA dimulai dengan laporan penampakan benda terbang aneh oleh seorang pengusaha Amerika, Kenneth Arnold, pada tanggal 24 Juni 1947 ketika mengendarai pesawat pribadinya di dekat Gunung Rainier, Washington. Ia melaporkan penampakan sembilan objek terbang bersinar melintasi Gunung Rainier menuju Gunung Adams dengan "kecepatan yang luar biasa". Dia bercerita kepada seorang wartawan surat kabar bahwa benda itu bergerak dengan kecepatan 1600km/jam.[3] Arnold kemudian mengatakan bahwa mereka "terbang seperti piringan jika dilemparkan melintasi air" dan ia juga mengatakan bahwa mereka "gepeng seperti kue pai", "berbentuk seperti piring", dan "berbentuk seperti bulan sabit, lonjong di depan dan cembung di belakang, ... mereka kelihatan seperti cakram pipih yang besar" (namun kemudian penampakannya digambarkan berbentuk seperti sabit). Laporan Arnold tersebut membuat masyarakat dan media masa terarik sehingga munculah istilah "Piring Terbang" dan "Cakram Terbang". Setelah laporan Arnold menjadi terkenal, beberapa minggu kemudian ratusan laporan penampakan yang berbeda bermunculan, banyak yang berasal dari Amerika Serikat, namun dari negara lain juga cukup banyak. Mungkin yang paling terkenal di antara laporan tersebut adalah laporan dari awak pesawat United Airlines, yang melihat penampakan sembilan objek seperti cakram di atas Idaho pada petang hari tanggal 4 Juli. Pada masa itu, penampakan tersebut lebih banyak diperbincangkan daripada laporan Arnold dan membuat seolah-olah mempercayai apa yang pernah dilaporkan oleh Arnold. Beberapa hari kemudian banyak surat kabar di Amerika yang dipenuhi oleh berita terbaru tentang "piring terbang" atau "cakram terbang" pada halaman depannya.

Lokasi wisata Kuantan Singingi


1. Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban

“Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban” Lubuk Ambacang terletak di Kecamatan Hulu Kuantan 37 Km dari Teluk Kuantan. Ketika berada di Lubuk Jambi ibukota Kecamatan Kuantan Mudik (22 Km dari Teluk Kuantan) bus anda akan bergerak menuju arah Kiliran Jao dan selepas Kota Lubuk Jambi bertemu dengan persimpangan satu simpang ke kiri arah Kiliran Jao, disitulah tadi letaknya Terjun Guruh. Jika dari simpang selepas Lubuk Jambi, bus kita akan bergerak ke kanan terus sampai sejauh 11 Km akan sampai ke Kota Lubuk Ambacang Ibukota Kecamatan Hulu Kuantan. Dengan menaiki sampan bermesin (pompong) sejauh 4 Km anda akan melaluinya dengan kenyamanan arus sungai kadangkala tenang dan sunyi kadangkala ribut dengan gelombang arung jeramnya dilengkapi dengan pemandangan alam dan bukit-bukit yang terjal dengan hutan lindungnya yang masih asli. Dalam perjalanan kita dapat menyaksikan binatang kera, berbagai jenis burung dan binatang lainnya seakan menyapa bagi pengunjungnya. Akhirnya sampailah ke lokasi Air Terjun “Tujuh Tingkat Batang koban”. Tujuh Tingkat maksudnya terdapat tujuh buah air terjun yang bertingkat, akhirnya sampai ke dasar sungai dan terus mengalir ke Sungai Kuantan yang mengairi sebagian besar daerah Kuantan Singingi.

2. Air Terjun Guruh Gemurai

Air Terjun Guruh Gemurai terletak sekitar 25 Km dari Teluk Kuantan. Nama Guruh Gemurai diambil dari bahasa daerah setempat, dimana Guruh berarti Gemuruh (bunyi air terjun dimaksud), sedangkan Gemurai adalah percikan air yang berserakan. Jadi air terjun Guruh Gemurai berarti air terjun yang bunyi percikannya (curahannya) bergemuruh. Anda berada di Ibukota Kabupaten Kuantan Singingi yakni Teluk Kuantan dengan bus menuju arah Kiliran Jao Sumbar akan melalui Kota Lubuk Jambi, Ibukota Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, namun sebelumnya yakni 3 Km sebelum Lubuk Jambi (19 Km) dari Teluk Kuantan, anda dapat menikmati keindahan Danau “Kebun Nopi” tidak ada duanya di Kuantan Singingi. Anda berada di Lubuk Jambi Ibukota Kecamatan Kuantan Mudik masih Kabupaten Kuantan Singingi, 3 Km arah Kiliran Jao Sumbar, anda memulai perjalanan yang mendaki sesekali melalui jalan yang berbelok-belok dengan panorama alam yang terkenal bagian dari Bukit Barisan, sampailah anda ditengah-tengah pendakian yang berbukit-bukit and lurah, disanalah terdapat air terjun Guruh Gemurai, tepatnya di desa Kasang.

3. Air Panas Alam

Air Panas Alam diseberang Sungai Pinang, Kecamatan Kuantan Mudik, 33 Km dari Teluk Kuantan. Dari Teluk Kuantan arah Kiliran Jao yakni 500 m sebelum sampai di Kota Lubuk Jambi, anda akan menjumpai simpang jalan ke arah kanan dan terus melanjutkan perjalanan 11 Km akan sampai ke satu tempat bersejarah yang konon sejak nenek moyang sudah dikunjungi beramai-ramai oleh masyarakat dalam dan luar Kuantan Singingi untuk berobat penyakit kulit, reumatik dan lain-lain. Itulah ‘Air Panas Alam’ yang keluar dari perut bumi atas Rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Dari persimpangan jalan anda melalui beberapa desa yakni Pulau Binjai, Pabaun, Siak dan sampailah ke lokasi dimaksud.

4. Desa Wisata

Desa Wisata’ Kabupaten Kuantan Singingi, 3 Km dari Teluk Kuantan. Dari Ibukota Kabupaten Kuantan Singingi dimaksud, dengan menggunakan bus menuju ke timur yakni arah ke Rengat ibukota Kabupaten Indragiri Hulu sejauh 3 Km sampailah di desa Koto Sentajo yang ditetapkan sebagai ‘Desa Wisata’. Di desa ini dapat kita saksikan peninggalan sejarah atau adat nenek moyang berupa rumah adat dengan bagunan asli dengan motif khusus. Masyarakat di desa tersebut masih kental dengan adat kebiasaan yang diterima dari nenek moyang leluhurnya. Walaupun kehidupan masyarakat sudah jauh meninggalkan kebiasaan lama itu, namun ada hal-hal tertentu yang tidak mau ditinggalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Di belakang desa wisata ini masih terdapat hutan yang asli, yang sampai sekarang masih dilarang untuk merusaknya, dan ini telah ditetapkan sebagai hutan lindung seluas 5000 Ha.

5. Danau Mesjid

Danau Mesjid terletak 3 Km dari Teluk Kuantan. Dari Teluk Kuantan dapat ditempuh dengan bus menuju ke barat ke arah jalan Lubuk Jambi Kiliran Jao, dengan hitungan menit saja sampailah kita di simpang, belok ke kiri jalan ke ‘Danau Mesjid’ sejauh 300m dari simpang jalan raya. Disana anda dapat menikmati keindahan Danau Mesjid dengan sampan dayung serta fasilitas lainnya.

6. Air Terjun Delapan tingkat

Air Terjun Delapan tingkat yang terletak kurang lebih 5 Km dati desa pulau padang yang mengarah ke jalan lintas pulau padang - pangkalan indarung, yang akan segera dibuat track hikingnya, dan yang lebih eksotiknya lagi 500 meter dari air terjun tersebut kita sudah dapat merasakan hawa sejuk yang cukup menghilangkan kepenatan para wisatawan lokal dari luar daerah yang melakukan perjalanan cukup lama dari tempat asal.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kunjungan

Rating for adieth12.blogspot.com
Recommended Post Slide Out For Blogger