KBC Blogger Bertuah Logo Blogger Indonesia

Ayam Tanpa Bulu Telah Berhasil Dikembangkan oleh Para Ilmuwan

Seorang ahli genetika Israel, Avigdor Cahaner, menghasilkan genetik ayam tak berbulu pertama di dunia di fakultas genetika Rehovot Agronomy Institute dekat Tel Aviv, Israel.

Ayam dengan kulit telanjang diciptakan dengan perkawinan silang antara Ayam Broiler dengan spesies ayam yang memiliki leher tak berbulu.


Ide di belakang pengembangan ayam telanjang ini bertujuan menghasilkan spesies ayam yang lebih efisien, yaitu ayam yang bisa bertahan hidup di negara-negara beriklim panas, dengan kata lain ayam tak lagi butuh pendingin ruangan yang akan menghemat biaya pemeliharaan ayam potong.

Dan tentu saja, ayam ini tidak membutuhkan pencabutan bulu sebelum diolah, sehingga memangkas ongkos produksi di pabrik pengolahan.

Namun banyak yang menentang inovasi genetika ayam tak berbulu ini dan mengatakan bahwa perubahan tidak mendapat manfaat hewan, dan pada kenyataannya kemungkinan untuk membuat hidup ayam-ayam bugil ini lebih buruk.

Ayam jantan tidak mampu untuk kawin karena mereka tidak bisa mengepakkan sayapnya untuk keseimbangan, dan ini juga berefek pada ayam betina.

Karena ayam-ayam ini tak berbulu, ayam lebih rentan terhadap parasit, penyakit kulit, serangan nyamuk, variasi suhu dan sengatan matahari.


Profesor Avigdor Cahaner, membela ayam generasi bugil ini dengan mengatakan,
"Ini bukan ayam rekayasa genetika, itu berasal dari keturunan alam yang karakteristiknya telah dikenal selama 50 tahun, saya hanya membantunya untuk cepat tumbuh. Ayam broiler ini ayam normal, kecuali untuk fakta ia tidak memiliki bulu."

Para ilmuwan juga berharap generasi baru akan tumbuh lebih cepat karena tidak perlu menggunakan energi untuk menuumbuhkan bulu di tubuhnya, sehingga ayam akan memfokuskan makanan yang diserapnya untuk dijadikan daging sehingga ayam bisa lebih gemuk.




Berita tentang ayam berbulu pertama kali munculpada tahun 2002, dan sejak itu tidak ada lagi hal baru yang didengar. Kurangnya pembaruan di media tentang ayam khusus menunjukkan bahwa penciptaan Mr Cahaner itu tidak pernah berkembang biak secara komersial.


Inovasi genetika ayam tanpa bulu ini sebenarnya telah dilakukan sejak 2002, dan mininya berita perkembangan baru tentang ayam tanpa bulu ini menunjukkan genetika ayam bugil ini tidak bisa dikembangkan untuk pasar komersial.


sumber : apakabardunia.com

Terancam Hukuman Mati, 4 Orang Kristen Pergi Haji

Non-Muslim dilarang memasuki kota Mekah dan Madinah sampai batas tertentu. Pemerintah Saudi menandai batas itu sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW. Itu sebabnya dua kota ini disebut haramain atau dua Tanah Haram. Saat berkendara akan memasuki dua kota itu akan ada rambu tanda batas antara tanah suci dan bukan.

Belum lama ini tersiar berita bahwa polisi Arab Saudi menangkap empat pria Nigeria yang melebihi batas tinggal mereka di Mekah. Setelah ditelusuri, ternyata keempat pria itu nonmuslim dan masuk ke Kota Suci Mekah dengan menggunakan visa haji.

Tentunya mereka bukan akan menjalankan ibadah haji tapi hanya menggunakan visa haji yang mestinya dipakai umat muslim untuk menunaikan ibadah haji.

Komisi untuk Promosi Kebajikan dan Pencegahan lalu menahan mereka. Menurut harian berbahasa Arab Al-Sabq, empat pria Nigeria sedang mencuci mobil di sebelah barat Mekah saat ditangkap. Keempatnya dicurigai karena ketika waktu salat Isya tiba, mereka tetap asyik dengan kegiatannya.

Sudah menjadi tradisi di Mekah, tiap kali waktu shalat tiba, warga terutama kaum pria harus segera mendatangi masjid atau salat. Bahkan pemandangan salat di trotoar terlihat saat musim haji. Tatkala ditanya mengapa tidak salat, jawaban mereka adalah orang Kristen. Padahal paspor mereka menunjukkan mereka telah memperoleh visa untuk umrah, tulis media ini.

Dalam prespektif historis relegius, pada tahun 8 Hijriyah, (623 M) Mekah masih boleh ditempati atau dikunjungi oleh orang-orang Nasrani, Yahudi dan non muslim lainnya. Itu bahkan terjadi setelah Nabi Muhammad SAW menaklukkan kota Mekah. Nabi yang masa kecilnya di Mekah sempat diusir ke Madinah setelah mendapatkan wahyu. Kemudian dia hijrah ke Madinah dan kembali ke Mekah setelah pendukungnya banyak.

Dia menyambut ramah penduduk nonmuslim. Tetapi karena orang-orang kafir banyak melakukan tindakan-tindakan munafik, ingkar janji dan memusuhi serta menodai syiar Islam, maka pada tahun 9 H berdasarkan firman Allah SWT dalam surat At-Taubah ayat 28 yang artinya; “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang Musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram sesudah tahun ini”.

Kota Mekah akan terus berkembang namun Tanah Haram tidak ikut berkembang karena batasnya telah ditetapkan yaitu dari : Arah Utara Masjidil Haram-7 Km, Arah Selatan-13 Km, Arah Barat-25 Km. Di wilayah itu Allah SWT menempatkan Ka`bah dan Masjidil Haram. Di ssana pula diterapkan beberapa macam larangan seperti berburu hewan buruan, tidak boleh merusak pohon, tanah dan batunya dilarang dibawa keluar tanah haram serta orang non muslim dilarang masuk.

Selain dua wilayah itu orang nonmuslim boleh masuk ke Arab Saudi seperti kota Jeddah yang mirip dengan kota internasional di belahan bumi lainnya. Di sana banyak ekspatriat dari Barat, India, Filipina dan Cina. Para ekspatriat perempuan di kota itu bebas berkeliaran tanpa kerudung.

Meski sudah dilarang, ternyata banyak orang-orang nonmuslim yang ingin berpetualang. Buku al-Masihiyun fi Makkah (Christian at Mecca, 1909) karya Augustus Ralli menuliskan hal itu. Buku yang dicetak perdana pada Agustus 2011 itu menuturkan orang-orang Kristen “mengintip” pelaksanaan ibadah haji.

Charles M. Doughty, dalam kata pengantar buku berjudul “Christian at Mecca” ini menyebut setiap musim haji pasti terjadi eksekusi mati bagi beberapa orang Kristen yang terbukti masuk ke tanah suci secara ilegal. Belum lagi dua warga asing tertangkap di Mina. Meski ada larangan, Mekah dan Madinah , malahan menjadi “magnet” bagi yang berjiwa petualang.

Buku setebal 371 halaman semakin menarik untuk dibaca. Esensi para petualang dari Eropa antara lain ingin memenuhi naluri ingin tahu. Tentunya termasuk ilmu pengetahuan. Para petualang itu di antaranya Ludovico Bartema (1503), Vincent Le Blanc (1568), Johann Wild (1607), Joseph Pitts (1680), Badia Y Leblich (Ali Bey Al-Abbasi) 1807, Ullrich Jasper Seetzen (Haji Musa) 1809-1810, John Ludwig Burckhardt (Syekh Haji Ibrahim) 1814-1815, Geovanni Finati (Haji Muhammad) 1814, Leon Roches (Haji Umar) 1841-1842, George Augustus Wallin (Waliyyuddin) 1845, Sir Richard Burton (Syekh Haji Abdullah) 1853, Heinrich Freiherr Von Maltzan (Sayid Abdurahman Bin Muhammad al-Skikidi) 1860, Herman Bicknell (Haji abdul Wahid) 1862, John Fryer Keana (Haji Muhammad Amin) 1877-1878 dan Snouck Hurgronje (Abdul Gaffar) 1885.

sumber : ruanghati.com

Sidang Dewan Heboh, Istri Simpanan Pejabat Labrak Minta Tanggung Jawab

Jalannya sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Senin, 10 Oktober 2011 mendadak heboh. Penyebabnya, seorang wanita berparas cantik tiba-tiba datang dengan membawa dua anak. Adalah Riana Anita Sari, nama wanita itu. Dia menjadi pusat perhatian di lantai IV gedung DPRD lantaran pengakuannya yang mengejutkan sebagai wanita simpanan Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Jawa Tengah, Maryanto. Sontak saja seisi ruangan jadi tercengang karenanya.

ilustrasi saat Marzuki diserang anggota DPR
Di gedung wakil rakyat itu, Riana yang mengenakan rok mini dipadu baju seksi itu ingin mengadukan nasibnya. Sudah hampir enam tahun Riana menjalani hubungan gelap dan dikaruniai dua anak, tapi kini Maryanto malah mencampakkannya. Sebelum ke DPRD, Riana mendatangi kantor Gubernur Provinsi Jawa Tengah Bibit Waluyo. Namun, karena Bibit ikut rapat paripurna DPRD, maka Riana ngeluruk ke kantor wakil rakyat tersebut. “Saya hanya minta dua anaknya ini diakui saja (oleh Maryanto),” kata Riana sedih.

Tujuannya agar dua anak tersebut bisa mendapatkan akta kelahiran. Selama ini, dua anak tersebut memang sudah mengantongi akta kelahiran. Tapi, kata Riana, itu adalah akta palsu yang dibuatkan Maryanto. Riana juga mendatangi Maryanto di kantornya untuk minta pertanggungjawaban. Namun, menurut Riana, dia malah dimarahi Maryanto. “Saya sempat dicekik,” katanya. Dua anaknya yang masing-masing berumur enam dan tiga tahun menangis ketakutan.
Riana mengaku berkenalan dengan Maryanto pada 2004 lalu di Kafe Citos, Kota Semarang. Hubungan gelap itu kemudian berlanjut sampai melahirkan dua anak. Sebelum kenal Maryanto, Riana pernah punya suami, tapi kemudian cerai. Sebab, selama lima tahun menikah, dia tak juga dikaruniai momongan. Riana pernah menjabat area manager sebuah bank swasta di Bali. Namun kemudian, dia memilih pensiun dini. Kini, sehari-hari Riana tinggal di Krapyak, Semarang, dan bekerja di sebuah perusahaan swasta di kota itu.

Perjuangan Riana menuntut hak-haknya sudah berlangsung lama. Tahun lalu, Riana mengaku telah melaporkan masalah ini ke Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo. Namun, Bibit tak merespon. Maryanto yang diminta konfirmasi mengenai hal ini enggan berkomentar. “Semua ini rekayasa pemalsuan dokumen untuk minta tanggung jawab,” kata Maryanto melalui pesan pendek yang dikirim ke Tempo. Ia enggan menjelaskan apa maksud rekayasa pemalsuan itu. Ia justru meminta Tempo meminta konfirmasi ke pengacaranya, Agus Nurudin.

Agus Nurudin yang dihubungi terpisah menampik semua tudingan Riana. “Itu semua enggak benar,” kata Agus. Namun, Agus enggan menjelaskan lebih lanjut ketidakbenaran tudingan itu. “Pokoknya tulis saja, itu semua enggak benar,” kata Agus. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jawa Tengah Suko Mardionno menyatakan akan menindaklanjuti pengaduan Riana tersebut. “Kami akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu,” kata Suko.
sumber : ruanghati.com

Menengok Camar Wulan, Daerah Indonesia Yang “Diganyang” Malaysia

Mungkin bisa benar keterangan bahwa masyarakat yang tinggal di Dusun Camar Wulan tidak terpengaruh dengan sengketa perbatasan antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia. “Masyarakat di sana aman-aman saja,” kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnyzar Moenek, Ahad (9/10) tersebut, karena bagi rakyat kecil yang penting hidup cukup dan makmur.

Perbatasan Indonesia Malaysia

Namun sudahkan pemerintah memperhatikan mereka? logikanya saja bila pemerintah pusat tidak seberapa care dengan kondisi tapal batas yang seringkali diserobot oleh negara tetangga, apalagi care terhadap penduduk atau rakyatnya yang notabenenya dianggap bisa menjaga dirinya sendiri. Inilah kondisi memprihatinkan dari perbatasan Indonesia Malaysia.

Minim tanda di Google Earth, bila dilihat wilayah Malaysia pemetaan satelit lebih detil dibandingkan wilayah Indonesia, salah siapa?
Minim tanda di Google Earth, bila dilihat wilayah Malaysia pemetaan satelit lebih detil dibandingkan wilayah Indonesia, salah siapa?



Perbatasan Indonesia Malaysia
Perbatasan Indonesia Malaysia

Wilayah Tanjung Datu dan Camar Wulan merupakan satu Outstanding Boundary Problems (OBP) atau masalah batas negara antara Indonesia dengan Malaysia. Kawasan tersebut dihuni 1.883 penduduk atau 493 kepala keluarga. Luas wilayahnya sekitar 4.750 kilometer persegi.

Permasalahan di OBP Tanjung Datu sampai saat ini masih dalam proses perundingan The Joint Indonesia-Malaysia Boundary Committee on The Demarcation and Survey International Boundary (JIM) antara delegasi Indonesia, yang dipimpin Sekjen Kemendagri dengan Malaysia.

Perbatasan Indonesia Malaysia
 
Minimnya patok batas negara menjadikan rawan untuk terjadi bias dan pencaplokan wilayah dari negara lain

Perbatasan Indonesia Malaysia
Menurut Reydonnyzar, permasalahan batas patok wilayah Indonesia dengan Malaysia adalah persoalan lama. Pergeseran patok batas wilayah sangat mungkin terjadi. Namun, persoalan itu kini sedang dibicarakan melalui perundingan diplomasi agar ditemukan solusi terbaik.

Ini mirip yang pernah terjadi di daerah Sebatik Kaltim di postingan ruanghati.com sebelumnya tentang adanya Kecamatan yang ingin bergabung dengan Malaysia, dimana masyarakat setempat malah merasa lebih nyaman dengan keadaan situasi Malaysia ketimbang Indonesia baik dari sisi ekonomi dan sosial, karena pemerintah pusat dan daerah sendiri kurang memperhatikan nasib mereka, jangan sampai kejadian ini merambat ke daerah perbatasan lainnya.

Seperti diberitakan, dari hasil kunjungan kerja, Komisi I DPR menemukan Malaysia telah mencaplok wilayah RI di Kalimantan Barat. Di Camar Bulan, tanah RI hilang 1.400 Ha dan di Tanjung Datu pantai RI hilang 80.000 meter persegi.

Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Linggawati Hakim mengatakan, wilayah perbatasan laut RI-Malaysia di Tanjung Datu, Kalimantan Barat, memang belum jelas. Di bagian Laut Cina Selatan itu, antara RI-Malaysia baru ada perjanjian Landas Kontinen 1969. Belum ada perjanjian Laut Wilayah dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Perundingan dengan Malaysia soal Laut Wilayah dan ZEE di Tanjung Datu baru akan dilaksanakan 16-18 Oktober mendatang.

sumber : ruanghati.com

Foto Penampakan Mahluk Halus (Hantu) Koleksi Lengkap Dari Seluruh Indonesia

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kunjungan

Rating for adieth12.blogspot.com
Recommended Post Slide Out For Blogger