KBC Blogger Bertuah Logo Blogger Indonesia

Kisah Cinta Alin bin Abi Thalib dengan Siti Fatimah


Pemuda itu hanya termangu diam disamping pohon kurma ditepi padang pasir di kota madinah. Betapa hatinya tergoncang manakala dia tahu bahwa wanita itu akan dipersunting oleh sahabat seniornya sendiri yang bernama Abu Bakar. Seorang sahabat yang tidak diragukan lagi kesetiaannya pada rasul. Sahabat senior yang menemani rasul saat berhijrah dan pria soleh itu pula yang menyumbangkan seluruh hartanya untuk Islam ini tanpa sisa sedikitpun.

Ia mencoba untuk tetap tersenyum. Sejak dari dulu seharusnya ia sadar harus menepis apa yang dirasakannya itu, cukuplah hanya sebatas kagum kepada wanita ahli surga yang juga putri dari orang yang sangat dikasihinya. Akhirnya ia putuskan untuk menyimpan didalam hatinya saja. Cukup dia dan Allah yang tahu. Apalagi sekarang sudah ada Abu Bakar, sekarangpun ia bisa tenang karena ada lelaki yang lebih siap dan lebih baik darinya yang meminang bidadari dunia itu.

Dialah Ali Bin Abi Thalib. Seorang pemuda yang cerdas dan bahkan Nabi pun memuji karena kecerdasannya itu sendiri. Butiran pasir terus beterbangan dengan indahnya dipadang pasir tempat pemuda itu merenung. Tak berapa lama kemudian, tersiarlah kabar bahwa lamaran Abu Bakar ditolak oleh rasul. Entah seperti ada setetes embun yang menyejukan hatinya. Ternyata harapan itu masih ada. Maka dia mencoba merekatkan kembali puing-puing harapannya kembali untuk membangun nyali keberanian dan semangatnya lagi untuk bertemu sang rasul. Ia pikir setiap manusia memang layak mendapatkan kesempatan kedua.

Tapi ternyata ia terlambat. Ada seorang sahabat senior kembali yang mendahului geraknya untuk meminang wanita solehah itu. Dia bernama Umar Bin Khatab. Ali menelan kepahitan sekali lagi. “Apa yang kurang dari Umar?” Ia adalah lelaki yang sangat kuat imannya bahkan sampai setan yang bertugas menggodanya pun sangat takut dengannya. “Mungkin dialah orang yang dicari rasul”, kata hatinya. Sebagai seorang manusia, ia mencoba merasionalisasikan pikirannya kembali. Ya, sebenarnya itu dia lakukan agar ia bisa tenang didalam hatinya untuk tetap dapat berdzikir ikhlas kepada Allah. Tidak ada alasan untuk menolak lelaki kuat seperti diri Umar Bin Khatab.

Tapi lagi-lagi Allah berkehendak lain. Lamaran Umar pun ditolak oleh rasul. Entah si cerdas itu setengah percaya atau setengah tidak, tapi yang pasti itulah yang terjadi. Siapakah sebenarnya yang rasul cari. Apakah keimanan sang Abu Bakar dan Umar Bin Khatab beserta kekayaannya masih belum cukup bagi rasul?

Didalam kamarnya, wanita ahli syurga itu masih bisa tenang dan berpikir. Fatimah belum mengerti maksud ayahnya. Sudah dua lelaki soleh yang ditolak. Fatimah tidak tahu apakah ayahnya dapat membaca isi hatinya atau tidak. Tetapi sebenarnya Fatimah saat ini pun memendam decak-decak kagumnya kepada seorang pemuda soleh diluar sana. Seorang pemuda yang sangat luar biasa keimanannya, yang lidahnya terus dibasahi oleh dzikir-dzikir cinta kepada Allah. Saat ini, seandainya dia mau, mungkin ia dapat dengan mudah mengisahkan perasaannya pada ayahnya yang sangat menyayanginya. Namun karena kesucian dirinya, sepenuh jiwanya berjihad menahan perasaannya kepada pemuda yang bernama Ali Bin Abi Thalib itu.

Disekitar padang pasir sana masih sering terlihat Ali yang sedang merenung, namun Ali tampaknya kini sudah lebih kokoh. Walaupun ia sudah tahu bahwa Umar kini mencoba meminang diri Fatimah. Baginya, kecintaan kepada seorang insan tidak akan bisa mengalahkan rasa cinta murninya kepada Allah. Karena Allah mudah sekali membolak-balikan hati seorang hambanya. Maka tak perlulah ia terlalu gusar, karena satu yang ia fahami. Bahwa kematian, rezeki dan pasangan hidup telah diputuskan sebelum ia lahir ke bumi ini oleh pencipta dirinya.

Tampak sekawanan pemuda Anshar itu tergopoh-gopoh menuju ketempat Ali berada. Raut wajah mereka tampak senang sekali seakan-akan ingin menyampaikan kabar gembira kepada Ali. Ali mengira bahwa mereka akan menyampaikan kabar gembira bahwa rasul telah menyambut seruan Umar Bin Khatab untuk mendampingi wanita itu. Kalaupun benar kabar itu, kini ia telah siap menerima kabar itu.

“Rasul menolak pinangan dari Umar, Ali”, teman Ansharnya berkata kepada dirinya. “Ali, mungkin engkaulah yang dinanti sang Rasul”, temannya kembali menegaskan. Ali terdiam sejenak. Mungkin ia bisa senang saat ini, tapi ia masih bertanya-tanya, siapakah sebenarnya yang dicari lelaki agung itu, apakah benar dirinya. ”Ah tak mungkin”, keras hatinya. “Engkau adalah pemuda yang soleh dan selalu menjaga dzikirmu kepada Allah, mungkin rasul sangat menginginkanmu datang kepadanya”, temannya mencoba terus mendorong.

Ada celah-celah langit hatinya yang bersinar kembali, setelah awan ketidakyakinan menutupi relung jiwanya. “Inikah kesempatan keduaku?” Ali mencoba memantapkan keyakinannya kembali. Saat itu pula Ali belum yakin apakah ia akan memenuhi celah langit didalam hatinya. Namun berkat dorongan teman-teman dan kemantapan hatinya akhirnya ia temui lelaki agung itu, Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam.

Suasana rumah rasul hening untuk sesaat. Mungkin saat itulah yang paling mendebarkan didalam hidup Ali Bin Abi Thalib, seorang pemuda yang kini mencoba meminang diri Fatimah Az Zahra. Fatimah pun dengan segenap ketegangannya berada dibalik tabir kamarnya mendengar secara sayup-sayup percakapan mereka berdua. Tiba-tiba mulut rasul mulai mengeluarkan kata-kata

“Ahlan wa Sahlan wahai Ali”. Kata-katanya cukup sampai disana. Tidak kurang dan tidak lebih. Apakah itu pertanda Iya atau Tidak itu masih belum jelas. Makna kalimat yang begitu luas seperti lautan tadi membuat Ali disana dan Fatimah didalam kamarnya tenggelam pada kebingungan.

Lambat-laun akhirnya Ali faham maksud dari sang rasul. Namun kini ia sampai pada pertanyaaan yang sangat menohok tenggorokannya. “Apakah mahar yang kau bisa berikan Ali kepada anakku Fatimah?”. Suasana menjadi hening kembali. ia coba merangkai-rangkai alasan untuk tidak menjawabnya secara langsung.

Meminta waktu dua atau tiga tahun untuk bersiap-siap? Itu memalukan!
Meminta Fathimah menantikannya di batas waktu hingga ia siap? Itu sangat kekanakan. Usianya telah berkepala dua sekarang.

”Engkau pemuda sejati wahai ’Ali!”, begitu nuraninya mengingatkan. Pemuda yang siap bertanggungjawab atas rasa cintanya. Pemuda yang siap memikul resiko atas pilihan-pilihannya. Pemuda yang yakin bahwa Allah Maha Kaya. Akhirnya dia hanya bisa berkata bahwa hanya baju perang tua kesayangannya lah yang dapat ia jadikan mahar untuk meminang wanita yang dikaguminya itu. Dan dengan ekspresi senangnya, rasul pun mengiyakan apa yang dikatakan oleh Ali.

Dan akhirnya dua tali kekaguman yang tak tersampaikan itupun mampu terlilit kuat dan rapi. Allah lah yang melilitkan ikatan cinta suci itu. Inilah kisah kesabaran dan ketegaran Ali, kawan. Kisah ini terus menjadi inspirasi untuk setiap insan beriman yang ingin menjaga hatinya. Betapapun kamu kagum kepada seseorang, Allah pasti tahu itu. Maka izinkanlah hatimu itu untuk menjaganya kawan.

PSU Kota Pekanbaru


Cam na ne pak cik ? kote melayu kite ne ? hancur lah hahaha

Ya, sejak dikeluarkan
Keputusan Mahkamah Konstitusi untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di kota Pekanbaru yang selambat-lambatnya 90 hari sejak putusan di bacakan pada Jum'at 24 Juni lalu, sampai saat ini belum ada tanda-tanda bahwa KPU akan melakukan PSU tersebut. Bahkan internal KPU saat ini pun sudah diraungi oleh unsur politis. Mulai dari dipecatnya Yusri Munap, kemudian diangkat Makmur Hendrik, namun beliau mengundurkan diri dengan alasan kesehatan, hingga kini ketua PKU dijabat oleh Tengku Rafizal. Hal ini seakan menyiratkan bahwa ada permainan politis yang terjadi dibalik penggantian ketua KPU.
Dana yang selama ini menjadi kendala dalam PSU juga entah bagaimana, tapi saya yakin bahwa KPU sudah mengirim proposal kepada DPRD untuk meminta dana terkait PSU ini, namun mungkin DPRD nya sendiri yang memang tidak mau memberi dana karena alasan tertentu.
Selain itu, pengangkatan Syamsurizal sebagai pejabat walikota pekanbaru oleh Gubri juga menyalahi aturan, karena seharusnya beliau hanya diangkat sebagai Plt walikota bukan pejabar walikota. Dua jabatan ini berbeda, karena Plt itu merupakan jabatan terbatas berbeda dengan pejabat.
Saat ini KPU dan Pemda juga terindikasi untuk melaksanakan Pilkada ulang (bertentangan dengan putusan MK-PSU), hal ini dapat dilihat karena 2 lembaga ini malah menyusun ulang DPT. Hal itu rentan akan kecurangan dimana pemilih fiktif akan bermunculan dari wilayah di sekitar kota Pekanbaru.
Penundaan-penudaan PSU ini terindikasi sebagai permainan politik pasangan Berseri bersama Gubri. Hal ini jelas karena Gubri merupakan suami dari Septina. Indikasi itu terlihat dari fakta-fakta di atas, mulai dari mengangkatan Syamsurizal sebagai pejabat wako, penggantian ketua KPU, dana yang tidak diturunkan, pengangkatan Wardan sebagai Sekretaris Kota Pekanbaru yang dipilih oleh Gubri atas usulan Syamsurizal, hingga masalah PSU yang saat ini nampaknya akan menjadi Pilkada Ulang.
Kasian sekali nasib bumi melayu ini, dipimpin oleh pemimpin korup kekuasaan. hahahaha


17 Alasan Indonesia Tidak Pernah Maju


1. Harga Nyawa di Indonesia = Rp 20.000
Terjadi pada saat kasus pembentukan provinsi tapanuli, massa diberi 20.000 untuk berdemo dan untuk membunuh Ketua DPRDnya. Ada lagi kasus nyawa melayang cuma gara2 hutang 500 perak.

2. OSPEK adalah sarana membentuk mental pemimpin ?
nonono ! ospek bisa dibilang cuma sarana para senior buat bales dendam. Kalo uda dipukul, Dimarahin dll terus mau diapain? bunuh?

3. Terus menaikkan Standar Kelulusan
Dari tahun ke tahun, batas minimal UAN terusss naik. Dari 3.14 ampe besok 5.50. Tujuan depdiknas apa ? Mau memperbanyak ketidaklulusan di bangku sekolah? Standar 3.14 aja banyak yang gagal apalagi 5! Bahkan bisa2 standar naik jadi 7!

4. Hobby Telat
Kenapa sih orang Indonesia ini telat semua! Giliran Malaysia SUDAH mengambil Sipadan dan Ligitan kita bekoar GANJANG MALAYSIA! MERDEKA ATO MATI! Lah, emang kemana aja kita pas Sipadan disini? Kita anggurin aja. Dan sekarang Sipadan udah jadi the best dive site in the world ama Malaysia!

5. Pentingan Pulsa daripada Makanan di Warteg
Pengguna handphone di Indonesia tuh buanyaak banget. Dari tukang somay, ketoprak smp presiden. Bahkan ada pengamen yang ngamen cuma buat beli PULSA. Daripada begitu kan mendingan uangnya buat mereka sekolah ato makan!

6. Melakukan Pemborosan di segala bidang
Di bidang media, buat apa PH membuat sinetron sinetron low budget dan low quality (sebut saja = INDOSIAR) Naga Terbang lah, Buaya bunting lah. Mendingan kaga usah buat deh!

7. Menghalalkan Segala Cara
Mau dapet gelar Doktor dalam 1 minggu? Bisa!
Mau mengetahui keburukan musuh sehari2? Bisa!
Mau ngebunuh siapapun tanpa ketauan? Bisa!
Duit adalah segalanya, Inikah Indonesia? =’(

8. Mengutamakan diam itu emas
Liat aja apa yang dilakuin pejabat pejabat. Diem diem, dapet duit. Diem diem, dapet tunjangan. Diem diem, korupsi. Diem diem, bau !

9. Ditipu Orang Asing
Orang asing menipu Rakyat Indonesia dengan pelan, disadari atau tidak. China dengan mengimpor barang sebanyak2nya, Amerika dgn pertambangannya (emang ada orang papua kerja di Freeport? Paling jadi pembantu umum), dan INDIA dengan Sinetron juga Film perusak mental bangsa (Liat aja creditsnya sinetron. Raakhe Punjabi, Gobin Punjabi, Amitabacham (?))

10. Menghitung kesuksesan pemerintah dari Sembako
Emang sembako mempengaruhi tingkat perekonomian? Dan pemerintah yang tak sanggup mewujudkannya bisa dibilang gagal? Ya enggak lah! Negara mana coba yang bakal nulis HEADLINE news di surat kabarnya: Harga Beras di Indonesia 500/liter

11. Boikot Amerika !
Emang segampang itu? Kalo Pemerintah Indonesia langsung putus hubungan dgn USA, Indonesia pasti akan mengalami krisis 5x lebih besar dari tahun '97

12. Bangga banget sama yang namanya Jakarta
Patutkah kita bangga akan Ibukota Indonesia ini?. Kota Jakarta adalah kota metropolis yang di cap GAGAL oleh dunia luar. Bahkan kemacetan Jakarta sudah jadi bahan acara THE AMAZING RACE 2 ASIA AXN, dengan tantangan melewati jalan tol bandara sampe ke Monas yang macet naujubilah.

13. Dikibulin ama Aburizal Bakrie
Jadi Menko Kesra, Orang terkaya di Asia Tenggara, Punya ANTV, LATIVI alias tv0ne, Punya Esia, bakrie dll kok ngakunya keberatan untuk ganti rugi warga Porong? Bakrie kan punya developer, buat aja perumahan baru untuk warga porong! selesai kan ?.

14. Kelakuan Hewan Perwakilan Rakyat
yang makin mirip hewan Liat aja kerjaan DPR saban hari ! cakar fraksi sana, cakar sini, koalisi sana, sentil fraksi ini. Kapan INDONESIA mau maju kalo terus begini ?

15. Ramalan = ?
Liat aja tiap taun baru apa yang ada di infotainment, RAMAL RAMAL dan RAMAL. Tiap tahun baru heboh banget mikirin ramalan, ampe Mama Laurent, Ki Kusumo, Joko Bodo panen duit

16. Percaya Batu Kobokan PONARI SWEAT
Kalo kekuatan supranatural dari batu emang segitu gedenya, ngapain berlomba lomba buat rumah sakit internasional ? toh biaya bangun satu rumah sakit bisa buat beli jutaan botol PONARI SWEAT !

17. Banyak Partai = demokrasi ?
Jumlah partai di Indonesia mungkin bisa dibilang TERBANYAK di dunia. Kalau mau dikalkulasiin dari zaman Sukarno sampe SBY jumlahnya berkisar 150. Dari segitu, paling partai besarnya 15, sisanya partai gurem. Buat apa partai banyak2 coba? Manjang manjangin kertas pemilih aja. dan yang jelas buang buang DUIT aje.

Pasukan Garuda Takhluk di Teheran


Jumat, 2 Sept tadi malam menjadi hari yang paling ditunggu masyarakat Indonesia. Ya, hari itu lah pasukan Garuda kebanggaan Indonesia memulai perjuangan menuju Brazil 2014. Berangkat sejak 23 Agustus kemaren ke Yordania guna melakoni partai uji coba sebelum pertandingan melawan Iran dalam kualifikasi PPD 2014 tersebut, pasukan garuda mencoba meladeni permainan terbuka yang diperagakan Iran. Namun Firman cs hanya mampu bertahan satu babak saja. Pada babak ke 2 gawang Markus dibobol 3 gol oleh pasukan Iran.

Menggunakan formasi 4-4-2, pelatih
Wim Rijsbergen menurunkan skuad yang diturunkan waktu melawan Palestina, kecuali M.Nasuha. Di bawah mistar pelatih mempercayai Markus Horison. Di barisan belakang ada Zulkifli, Roby, Hamka, Benny W. Di lapangan tengah di isi oleh Hariono, Firman, Ridwan, Ilham dan posisi striker dipercayakan kepada duet El Loco dan BP. Mengawali pertandingan dengan gugup para pemain langsung mendapatkan tekanan yang bertubi-tubi dari pemain Iran. Namun hingga akhir babak I skor masih tetap 0-0.

Memasuki interval ke II, Timnas kehilangan konsentrasi sehingga sering salah dalam melakukan jebakan offside dan mengantisipasi bola yang datang. Kelemahan itu akhirnya dimanfaatkan oleh Iran sehingga mereka bisa memasukkan bola sebanyak 3 kali tanpa balas. Meski 2 gol itu berbau keberuntungan karena faktor postur pemain Iran yang tinggi sehingga selalu menang dalam duel udara, namun hal itu juga karena kesalahan pemain. Saya memang bukan ahli analisis, tapi hanya menyampaikan unek-unek saya.

1. Markus memang sangat baik dalam hal mental tanding dan ketenangan. Namun dia sangat ragu dalam memotong bola, baik crossing maupun umpan terobosan. Selalu ragu dalam mengambil keputusan bagi seorang kiper merupakan bumerang. Selain itu dia juga kerap kurang sempurna dalam mengamankan bola sehingga sering terlepas. Saya lebih setuju jika Ferry yang menjadi pemain utama, kalau dia cedera saya akan lebih memilih I Made Irawan.

2. Di barisan belakang saya kecewa dengan Zulkifli. Dia terlalu sering memainkan bola, melakukan gerakan individu sehingga dengan mudah diambil oleh lawan. Jika Zulkifli tidak bermain dalam top perform nya masih ada Supardi yang juga tak kalah kualitas dengan Zulkifli. Selain itu keputusan pelatih menurunkan Roby juga patut dipertanyakan, walaupun Roby punya kualitas yang baik namun dia kalah telak dalam postur dengan pemain lawan. Kalau tahu akan melawan tim yang punya postur tinggi kenapa tidak memainkan Ambrizal atau Wahyu yang punya postur tinggi dan ideal untuk melawan pemain Iran. Kedua pemain ini juga punya kualitas yang baik dibanding kompatriotnya di jantung pertahanan.

3. Di lapangan tengah saya juga kecewa dengan performa Ridwan yang tak berkembang. Dia sering kehilangan bola dan bingung setiap kali bola di kakinya. Hal ini tentu tak baik untuk permainan tim, namun pelatih tak kunjung melakukan pergantian hingga pertandingan tersisa sedikit lagi. Saya lebih memilih okto yang turun dari awal karena dia cukup rajin merebut bola dari lawan. Selain itu, ketidakhadiran Bustomi juga memberi dampak terhadap permainan Firman yang harus rela turut menjadi defensif miedfielder bersama Hariono, walaupun Hariono bermain bagus tadi malam.

4. Permainan CG dan BP cukup baik tadi malam. Hanya memang mereka tidak mendapat suplai bola karena selalu mendapat tekanan dari pemain Iran sepanjang pertandingan. Namun di balik itu, kita tentu sangat menantikan kehadiran Boaz di lapangan guna membawa garuda terbang tinggi.

5. Ketiadaan Rahmad Darmawan lah yang menjadi faktor utama kekalahan Timnas. Kenapa ? karena dialah yang sebenarnya lebih mengetahui dan memahami Timnas secara luar dalam. Kehadirannya yang selalu memberi nasehat kepada pemain sangat dibutuhkan dalam perjalanan menuju Brazil. Sedangkan Wim tentu tidak langsung diterapkan instruksinya karena perbedaan bahasa dan kurang pahamnya Wim dengan karakter sepakbola Indonesia. Lihatlah permainan timnas ketika masih ada RD di bench, mereka begitu paham dengan instruksi yang diberikan RD dari luar lapangan.

Demikian analisis saya mengenai pertandingan kemarin. Semoga Timnas bisa membalas di Gelora Bung Karno besok luas. Majulah Garudaku, raih mimpi seluruh masyarakat Indonesia..

Cara Menjaga Hubungan Silaturrahmi


Seorang ilmuwan pada zaman dulu Aristoteles mengatakan bahwa manusia adlah ZOON POLITICON. Bahwa manusia adalah makhluk social yang membutuhkan orng lain utk berinteraksi dan berkomunikasi dlm hidup dan kehidupan ini. Setiap orang pst butuh org lain, contoh : kita butuh jengkol tapi kita ndk bisa manjat pohonnya, maka kita akan minta bantuan orang lain untuk mengambilkanya. Nah, begitu besar rasa ketergantungan kita terhadap orang lain.

Namun dalam pergaulan kita tersebut, tentu pernah kita salah kata dan salah perbuatan sehingga tanpa sadar ataupun kita sengaja telah menyakiti dan menyinggung perasaan orang lain. Bahkan bisa saja hal itu menimbulkan dendam jika kita tak bisa mengendalikan diri kita. Hal ini tentu merusak terhadap hubungan silaturrahmi kita dengan orang tersebut. Oleh karena itu IMAM AL-GHAZALI pernah berpesan bahwa ada 2 cara menjaga hubungan silaturrahmi itu :

LUPAKANLAH

1. Lupakanlah kebaikan-kebaikan kita kepada orang lain
2. Lupakanlah kesalahan-kesalahan orang lain kepada kita

INGATLAH

1. Ingatlah kebaikan-kebaikan orang lain kepada kita
2. Ingatlah kesalahan-kesalahan kita kepada orang lain

Semoga kita bisa menerapkan pesan yang disampaikan imam al-ghazali tersebut, sehingga kita bisa menjaga hubungan silaturrahmi kita dengan baik. Amin..

Balasan Bagi Orang Yang Meninggalkan Shalat Fardu


Kita hidup di dunia ini tidak lain dan tidak bukan kecuali untuk beribadah kepada Allah. Sebagaimana Allah SWT berfirman :

“Tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku”

Salah satu bentuk ibadah kita adalah Shalat fardhu atau shalat wajib 5 waktu dalam sehari semalam. Karena shalat ini merupakan kewajiban, maka aka nada ganjaran bagi mereka yang meninggalkannya. Berikut akan kita jelaskan :

1. SHALAT SUBUH

Ø Shalat subuh Allah tetapkan menjadi 2 rakaat saja karena sangat berat untuk dilaksanakan. Kenapa ? karena banyak manusia yang tidak bangun ketika waktu subuh datang sehingga sangat berat untuk melaksanakannya. Oleh karena itu Allah member keringanan kepada kita untuk meelaksanakannya 2 rakaat saja

Ø Balasan bagi mereka yang meninggalkan shalat subuh satu kali sama dengan berada di NERAKA 60 tahun lamanya. Namun waktu di neraka tidak sama dengan di dunia. 1 tahun di neraka dikatakan dlm sejumlah buku sama dengan 1000 tahun di dunia. Berarti 60 x 6000 tahun

2. SHALAT ZUHUR

Ø Waktu Shalat zuhur datang saat kita sudah beraktifitas dan melaksanakan kegiatan kita pada waktu siang hari atau adalah waktu istirahat kita, sehingga Allah memberi kita zuhur 4 rakaat.

Ø Balasan bagi mereka yang meninggalkan shalat zuhur satu kali sama dengan dosa membunuh 1000 orang umat muslim

3. SHALAT ASHAR

Ø Shalat Ashar 4 rakaat karena pada waktu itu kita juga masih beraktifitas dan beristirahat sehingga tiada halangan bagi kita untuk melaksanakannya

Ø Balasan bagi yang meninggalkan Shalat Ashar satu kali sama dengan dosa meruntuhkan Ka’bah

4. SHALAT MAGHRIB

Ø Shalat Maghrib Allah jatahkan 3 rakaat karena pada saat itu hamper seluruh kita dalam keadaan santai

Ø Balasan bagi yang meninggalkannya sama dengan berzina dengan orang tua. Jika yang meninggalkannya seorang laki-laki, maka dia seperti berzina dengan ibunya, begitu juga sebaliknya.

5. SHALAT ISYA

Ø Allah jatahkan shalat isya itu 4 rakaat karena pada waktu isya kita sudah beristirahat dan waktunya sangat panjang

Ø Balasan bagi yang meninggalkannya satu kali, maka Allah SWT tidak akan ridho terhadap hamba-Nya itu untuk tinggal di Bumi dan Langitnya serta makan dan minum dari nikmatnya

Marilah kita bertaubat dan mohon ampunan kepada Allah SWT

Selamat Hari Raya Idul Fitri

MINAL AIDIN WALFA IDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H
TRI ANUNG ANINDITA & KELUARGA

Jejak Bangsa-Bangsa Terdahulu ( Kisah Banjir Nabi Nuh AS )


Banjir Nuh, yang disebutkan dalam hampir seluruh kebudayaan, adalah satu contoh yang paling banyak diuraikan dalam Al Qur-an. Keengganan umat Nabi Nuh terhadap nasihat dan peringat-annya, reaksi mereka terhadap risalah Nabi Nuh, serta peristiwa banjir selengkapnya, semua diceritakan secara rinci dalam banyak ayat Al Quran.

Nabi Nuh diutus untuk mengingatkan umatnya yang telah mening-galkan ayat-ayat Allah dan menyekutukan-Nya, dan mengajak mereka menyembah Allah semata dan menghentikan pembangkangan mereka. Meskipun Nabi Nuh telah berkali-kali menasihati umatnya agar menaati perintah Allah serta mengingatkan akan kemurkaan Allah, mereka masih saja menolak dan terus menyekutukan Allah. Dalam Surat Al Mu'mi-nuun, perkembangan peristiwa itu dilukiskan sebagai berikut:

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya. Lalu ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?

Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya men-jawab: “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu. Dan kalau Allah menghendaki, tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar seruan (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu.

Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu. Nuh berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendusta-kanku.” (QS. Al Mu’minuun, 23: 23-26) !

Sebagaimana dikemukakan dalam ayat-ayat tersebut, pemuka ma-syarakat di sekitar Nabi Nuh menuduh Nabi Nuh berusaha meraih ke-unggulan atas kaumnya, yakni, mencari keuntungan pribadi seperti status, kekuasaan, dan kekayaan, dan mereka mencoba menunjuk dia sebagai “kesurupan”, dan mereka memutuskan untuk membiarkannya sementara waktu, dan menekannya.

Karena itulah, Allah menyampaikan pada Nuh bahwa mereka yang menolak kebenaran dan melakukan kesalahan akan dihukum dengan ditenggelamkan, dan mereka yang beriman akan diselamatkan.

Maka, pada saat hukuman datang, air dan aliran yang sangat deras muncul dan menyembur dari dalam tanah, dibarengi dengan hujan yang sangat lebat, menyebabkan banjir dahsyat. Allah memerintahkan kepada Nuh untuk “menaikkan ke atas perahu pasangan-pasangan dari setiap jenis, jantan dan betina, serta keluarganya, kecuali mereka yang menen-tang apa yang telah dinyatakan wahyu”. Seluruh manusia di daratan tersebut ditenggelamkan, termasuk “anak laki-laki” Nabi Nuh yang semula berpikir bahwa dia bisa selamat dengan berlindung ke gunung terdekat. Semuanya tenggelam kecuali yang naik ke perahu bersama Nabi Nuh. Ketika air surut di akhir banjir, dan “kejadian telah berakhir”, perahu terdampar di Judi, yaitu sebuah tempat yang tinggi, sebagaimana yang diinformasikan Al Quran kepada kita.

Studi arkeologis, geologis, dan historis menunjukkan bahwa peris-tiwa tersebut terjadi sebagaimana diceritakan Al Quran. Banjir tersebut juga digambarkan secara hampir serupa pada banyak catatan peradaban-peradaban masa lalu dan dalam banyak dokumen sejarah, meski ciri-ciri dan nama-nama tempat beragam, dan “semua yang terjadi pada manusia yang salah” disajikan untuk manusia saat ini sebagai peringatan.

Di samping dikemukakan dalam Perjanjian Lama dan Baru, kisah tentang banjir Nuh ini diungkap secara serupa dalam catatan-catatan sejarah Sumeria dan Asiria-Babilonia, dalam legenda-legenda Yunani, dalam epik Shatapatha Brahmana dan Mahabarata dari India, dalam beberapa legenda Wales di Kepulauan Inggris, dalam Nordic Edda, dalam legenda-legenda Lithuania, dan bahkan dalam cerita-cerita yang berakar dari Cina.

Bagaimana mungkin cerita-cerita yang begitu rinci dan relevan dapat dikumpulkan dari berbagai daratan yang jauh secara geografis dan budaya, saling berjauhan sesamanya, juga dengan wilayah banjir?

Jawabannya jelas: Fakta bahwa peristiwa yang sama dituturkan dalam berbagai catatan sejarah berbagai bangsa tersebut, yang kecil kemungkinan saling berkomunikasi, merupakan bukti nyata bahwa mereka menerima pengetahuan dari sebuah sumber ilahiah. Tampak bahwa Banjir Nuh, salah satu kejadian terbesar dan paling destruktif dalam sejarah, telah diwartakan oleh banyak nabi yang diutus ke pelbagai peradaban dengan tujuan untuk memberi contoh. Dengan demikian, berita tentang banjir Nuh tersebar ke berbagai kebudayaan.

Namun, walau banyak diriwayatkan dalam berbagai budaya dan sumber ajaran berbagai agama, cerita tentang banjir dan Nabi Nuh itu telah banyak berubah dan membias dari kisah aslinya karena kepalsuan sumber, kekeliruan penyampaian, atau bahkan mungkin karena tujuan yang tidak benar. Riset menunjukkan bahwa di antara sekian banyak riwayat yang menuturkan peristiwa tersebut dengan berbagai perbedaan, penggambaran paling konsisten hanya terdapat dalam Al Quran.

sumber : HARUN YAHYA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kunjungan

Rating for adieth12.blogspot.com
Recommended Post Slide Out For Blogger