KBC Blogger Bertuah Logo Blogger Indonesia

Teori Pembangunan Candi Borobudur

Candi Borobudur adalah candi terbesar peninggalan Abad ke 9. Candi ini terlihat begitu impresif dan kokoh sehingga terkenal seantero dunia. Peninggalan sejarah yang bernilai tinggi ini sempat menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Namun tahukah Anda bahwa seperti halnya pada bangunan purbakala yang lain, Candi Borobudur tak luput dari misteri mengenai cara pembuatannya? Misteri ini banyak melahirkan pendapat yang spekulatif hingga kontroversi.

Dengan beberapa catatan dan referensi yang terbatas, saya coba menganalisis dan sedikit menguak tabir misteri pembuatan candi ini yang ternyata tidak perlu di-misteri-kan!

 Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa.
Candi Borobudur didirikan di atas sebuah bukit atau deretan bukit-bukit kecil yang memanjang dengan arah Barat-Barat Daya dan Timur-Tenggara dengan ukuran panjang ± 123 m, lebar ± 123 m dan tinggi ± 34.5 m diukur dari permukaan tanah datar di sekitarnya dengan puncak bukit yang rata.


 Candi Borobudur juga terlihat cukup kompleks dilihat dari bagian-bagian yang dibangun. Terdiri dari 10 tingkat dimana tingkat 1-6 berbentuk persegi dan sisanya bundar. Dinding candi dipenuhi oleh gambar relief sebanyak 1460 panel. Terdapat 504 arca yang melengkapi candi.
Material Penyusun Candi
Inti tanah yang berfungsi sebagai tanah dasar atau tanah pondasi Candi Borobudur dibagi menjadi 2, yaitu tanah urug dan tanah asli pembentuk bukit. Tanah urug adalah tanah yang sengaja dibuat untuk tujuan pembangunan Candi Borobudur, disesuaikan dengan bentuk bangunan candi.
Menurut Sampurno Tanah ini ditambahkan di atas tanah asli sebagai pengisi dan pembentuk morfologi bangunan candi. Tanah urug ini sudah dibuat oleh pendiri Candi Borobudur, bukan merupakan hasil pekerjaan restorasi. Ketebalan tanah urug ini tidak seragam walaupun terletak pada lantai yang sama, yaitu antara 0,5-8,5 m.

Batuan penyusun Candi Borobudur berjenis andesit dengan porositas yang tinggi, kadar porinya sekitar 32%-46%, dan antara lubang pori satu dengan yang lain tidak berhubungan.

Kuat tekannya tergolong rendah jika dibandingkan dengan kuat tekan batuan sejenis. Dari hasil penelitian Sampurno (1969), diperoleh kuat tekan minimum sebesar 111 kg/cm2 dan kuat tekan maksimum sebesar 281 kg/cm2. Berat volume batuan antara 1,6-2 t/m3.

Misteri Cara Membangun Candi
Data mengenai candi ini baik dari sisi design, sejarah, dan falsafah bangunan begitu banyak tersedia. Banyak ahli sejarah dan bangunan purbakala menulis mengenai keistimewaan candi ini.

Hasil penelusuran data baik di buku maupun internet, tidak ada satupun yang sedikit mengungkapkan mengenai misteri cara pembangunan candi. Satu-satunya informasi adalah tulisan mengenai sosok Edward Leedskalnin yang aneh dan misterius.

Dia mengatakan “Saya telah menemukan rahasia-rahasia piramida dan bagaimana cara orang Mesir purba, Peru, Yucatan dan Asia (Candi Borobudur) mengangkat batu yang beratnya berton-ton hanya dengan peralatan yang primitif.”

Edward adalah orang yang membangun Coral Castle yang terkenal. Beberapa orang lalu memperkirakan bagaimana cara kerja dia untuk mengungkap misteri tentang pengetahuan dia bagaimana bangunan purba dibangun.

Akhirnya didapat foto yang berhasil diambil pada waktu Edward mengerjakan Coral Castle menunjukkan bahwa ia menggunakan cara yang sama yang digunakan oleh para pekerja modern, yaitu menggunakan prinsip yang disebut block and tackle.

Beda Coral Castle beda pula Candi Borobudur. Coral Castle masih menungkinkan menggunakan Block dan Tackle. Untuk Candi Borobudur rasanya block dan tackle pun masih belum ada. Lalu bagaimana sebenarnya cara membuat Candi ini?.

Candi ini lebih bernilai dan terkenal bukan pada misteri-misteri yang berserakan, tapi candi ini memiliki nilai design aristektur dan teknik sipil serta kemampuan manajemen proyek yang tinggi yang menunjukkan kemajuan pemikiran para pendahulu bangsa kita. Kita patut bangga!!!

Misteri yang belum terungkap berdasarkan informasi di atas. Saya coba mulai berfikir ulang terlepas dari misteri dengan mencoba menganalisis data-data yang ada

sumber : http://palingseru.com/1493/misteri-dibalik-pembangunan-candi-borobudur

Chandra M. Hamzah, Musuh Ataukah Sahabat Koruptor?



Entah kebetulan ataukah tidak dalam setiap kali kasus hukum, ketika nama KPK dituding terlibat, nama Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah tidak pernah absen. Di urutan kedua adalah nama Deputi Bidang Penindakan KPK Ade Raharja.

Setidaknya ada empat kasus hukum dalam kurun waktu tiga tahun ini nama Chandra M Hamzah selalu disebut sebagai pihak yang menerima uang suap, atau menghambat jalannya proses hukum yang seharusnya dilakukan oleh KPK.

Yang pertama adalah kasus penyuapan dengan aktor utamanya Anggodo Widjojo yang sempat bikin heboh di tahun 2009-2010 itu. Dalam kasus itu Anggodo mengaku bahwa dia telah memberi uang suap sejumlah Rp 6 miliar kepada dua pimpinan KPK Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Rp. 5 miliar diserahkan melalui Deputi Bidang Penindakan KPK Ade Raharja, dan Rp 1 miliar diserahkan langsung kepada Chandra. Uang suap itu diberikan supaya KPK menghentikan penyidikan kasus korupsi PT Masara Radiokom (milik Anggoro Widjojo, kakak Anggodo) dalam proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT).

Yang Kedua dan ketiga adalah kasus Nazaruddin yang masih terus bergulir ini.
Ketika masih dalam status buronan, Nazaruddin pernah mengaku bahwa ada pertemuan rahasia antara Chandra M Hamzah, Ade Raharja, dan Anas Urbaningrum, agar kasus korupsi Wisma Atlet yang “telanjur” terbongkar ke publik itu hanya dibatasi sampai pada dirinya saja. Sebagai imbalannya, Anas cs akan mendukung mereka untuk tetap berada dalam jajaran pimpinan KPK. Tentu saja itu tidaklah gratis.
Kemudian pada tanggal 6 September 2011 lalu, Yulianis, Direktur Keuangan Grup Permai (milik Nazaruddin), dalam pemeriksaan terhadap dirinya di Komite Etik KPK, mengaku bahwa setiap hari boss-nya itu menerima rata-rata Rp 30 miliar dari berbagai perusahaan miliknya. Uang itu kemudian antara lain dibagi-bagikan kepada banyak pejabat tinggi tertentu.
Yulianis tidak tahu secara detail kepada siapa saja uang-uang pelicin itu dibagi-bagikan, karena meskipun dia mencatat semua pengeluaran, Nazaruddin hanya memberi kode dengan inisial penerima-penerima uang tersebut. Salah satunya adalah penerima dengan kode inisial “CDR”, yang diduga salah seorang petinggi KPK.

Siapa itu CDR? Pada tanggal 8 September 2011 Nazaruddin yang mengakhiri masa bungkamnya kepada Komite Etik KPK mengaku bahwa CDR itu identik dengan Chandra M Hamzah. Dalam pengakuan lainnya, Nazar juga mengatakan bahwa dia pernah melakukan lima kali pertemuan rahasia dengan Chandra M Hamzah dan Ade Raharja dalam kaitannya dengan proyek e-KTP dan seragam baju hansip senilai Rp 7 triliun. Pertemuan-pertemuan itu dilakukan dimaksud untuk menyerahkan sejumlah uang dari pemilik perusahaan pemenang tender kedua proyek tersebut. Katanya, bagian Chandra US$100.000, yang belum sempat diserahkan. 

Dalam dua kasus penyuapan dengan aktor utamanya Anggodo Widjojo dan Nazaruddin ini, entah ini juga kebetulan ataukah bukan, muncul informasi yang sama: Kedua pelaku penyuapan ini sama-sama ingin membunuh Chandra M Hamzah.

Sebenarnya, kalau mau dilihat dari urgensi membunuh Chandra, apa sih sebenarnya keuntungan bagi Anggodo dan Nazaruddin? Selain karena mungkin saking jengkelnya mereka berdua kepada Chandra?
Biasanya, kalau orang maumembunuh orang lain itu maksudnya adalah untuk membungkam selamanya orang tersebut. Karena orang tersebut menyimpan rahasia tertentu yang berbahaya bagi dirinya. Adakah syarat ini dipenuhi oleh Chandra? Apakah rahasia berbahaya yang dimiliki oleh Chandra yang dapat membahayakan Anggodo dan Nazaruddin? Justru sebaliknya, dua orang inilah yang sesungguhnya menyimpan rahasia yang berbahaya bagi reputasi Chandra sebagai seorang pimpinan KPK. Rahasia mana telah mereka ungkapkan menurut versi mereka.
*
Selain kasus-kasus penyuapan tersebut di atas, lagi-lagi nama Chandra M Hamzah pernah disebut-sebut, ketika KPK tidak kunjung melakukan pemeriksaan terhadap PT Garuda Indonesia. Padahal laporan-laporan dugaan terjadinya kasus korupsi di perusahaan penerbangan terbesar milik negara itu sudah dilaporkan lama sekali.

Karena laporan-laporannya tak kunjung ditindaklanjuti KPK, maka Dewan Pimpinan Pusat Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Sekarga) pernah pada 18 April 2011 mendatangi dan menyerahkan suratnya kepada KPK yang menanyai nasib laporan mereka itu.

Ada tiga laporan dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia yang pernah disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Sekarga kepada KPK. Yakni, yang pertama, laporan tanggal 7 Januari 2009 tentang indikasi penyimpangan atas restrukturisasi kredit Garuda Indonesia di Bank BNI sebesar Rp. 270 miliar.

Dalam laporan itu antara lain disebutkan bahwa pada masa Abdulgani menjadi direktur utama Garuda, ada pinjaman Garuda di Bank BNI sebesar Rp 270 miliar dengan bunga pinjaman 1,5 persen per bulan. Tetapi dalam perjalananpembayaran cicilan tersebut oleh direktur keuangan Garuda saat itu Emirsyah Satar (kini direktur utama Garuda) melakukan perubahan, sehingga bunga cicilan yang dibayar menjadi 2,5 persen per bulan. Diduga ada tindak pidana di sini.

Kedua, laporan tanggal 20 Januari 2010 tentang indikasi adanya penyimpangan biaya promosi Garuda.
Ketiga, laporan tanggal 15 Desember 2010 tentang indikasi penyimpangan pengelolaan sistem IT di Garuda. Semula biayanya sekitar Rp 1,3 miliar - Rp. 3 miliar per bulan ketika dikelola sendiri. Sejak 2005-2009 ketika dilakukan kerjasama dengan Lufthansa System biayanya melonjak menjadi Rp. 9,2 miliar per bulan. Lufthansa dinilai serikat pekerja Garuda bukanlah pemain di bidang bisnis IT penerbangan, dan dinilai gagal membangun sistem yang dijanjikan padahal dalam perjanjian dijanjikan upgrade sistem IT Garuda (matanews.com, 25 April 2011).

Namun anehnya, KPK tak kunjung bergerak. Ternyata, selama ini Garuda telah melakukan kerjasama dengan firma hukum Assegaf Hamzah & Rekan. Firma hukum tersebut menjadi konsultan hukum resmi dari Garuda Indonesia. Dan yang mengejutkan sekaligus membuat muncul dugaan penyebab tak kunjung bergeraknya KPK memeriksa Garuda adalah ternyata salah satu pendiri dan pemilik firma hukum itu adalah Chandra M Hamzah, sang Wakil Ketua KPK. Diduga kuat Chandra-lah sebagai penyebab terhambatnya KPK melakukan pemeriksaanterhadap Garuda.

Meskipun Chandra pernah membela diri dengan mengatakan bahwa dia sudah tidak lagi di firma hukum tersebut sejak menjadi Wakil Ketua KPK, tetapi apakah sungguh-sungguh setelah itu tidak ada kaitan sedikitpun antara dirinya dengan firma hukum yang dia didirikan itu? Apakah dengan keluar dari firma itu dijamin sedikitpun tidak ada konflik kepentingan di dalamnya ketika KPK harus memeriksa Garuda, sedangkan firma hukum tersebut masih menjadi rekanan Garuda?
Kalau pun benar demikian, lalu pertanyaannya: Kenapa KPK sedemikian lama tak kunjung mau memeriksa Garuda Indonesia? Padahal laporan-laporan yang masuk sudah cukup dijadikan bukti permulaannya?
*
Ketika Nazaruddin berhasil ditangkap dan dipulangkan dari Kolumbia pun, lagi-lagi nama Chandra M Hamzah menjadi perhatian.

Pertama, ketika Nazaruddin diserahkan kepada KPK. Dalam pernyataan nya semula pihak KPK mengatakan bahwa Wakil Ketua KPK Chandara M Hamzah tetap diizinkan memeriksa Nazaruddin. Padahal nama Chandra ikut disebut-sebutkan Nazaruddiin sebagai penerima suap dari Nazaruddin. Bagaimana bisa Chandra ikut memeriksa dia?

Setelah muncul beberapa protes, barulah KPK meralat pernyataannya dengan mengatakan Chandra tidak diizinkan ikut memeriksa Nazaruddin.

Yang kedua adalah ketika segel tas Nazaruddin dibuka, dan isi tasnya dikeluarkan semuanya dalam jumpa pers yang dilakukan KPK. Pada waktu itu, lagi-lagi orang merasa janggal, kenapa Chandra M Hamzah ikut hadir dabn duduk di sana. Bukankah, kala itu, ditenggarai pula isi tas tersebut berisi bukti-bukti antara lain tentang pertemuan rahasia Nazaruddin dengan dia?

Tetapi lepas dari boleh-tidaknya Chandra ikut hadir sewaktu tas tersebut dibuka di depan publik, kalau kita memperhatikan dengan saksama wajah-wajah pejabat yang hadir di sana, siapakah yang kelihatan sekali berwajah tegang? Bahkan sangat tegang?

Kebetulan saya memperhatikannya melalui siaran langsung televisi waktu itu. Dia yang berwajah sangat tegang waktu itu bukan orang lain, lagi-lagi adalah Chandra M Hamzah.

Mungkin Anda tidak sempat memperhatikannya, tetapi dari wajah-wajah Chandra yang terekam di gambar yang saya sertakan di bawah ini bisa membuat Anda mengambil kesimpulan sendiri.


 Kenapa Chandra setegang itu, kalau benar dan sungguh yakin tidak ada apa-apa antara dia dengan Nazaruddin, dengan semua isi barang di dalam tas tersebut?

Sekarang, kembali ke pertanyaan awal: Apakah hanya kebetulan, kalau di hampir setiap kali kasus hukum yang menuding orang KPK itu terlibat, nama Chandra M Hamzah selalu disebut? 

Apakah publik selama ini telah tertipu dengan pernah mendukung dan mengangkat sosok Chandra M Hamzah sebagai salah satu tokoh pahlawan terbersih pembasmi kejahatan korupsi?

Apakah sedikitnya satu juta orang di Face Book yang pernah tergabung dalam “Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah” ternyata telah mendukung orang yang salah?
Apakah Chandra M Hamzah itu, musuh ataukah sahabat Koruptor?

Musibah PKB dan Muhaimin Iskandar


Sebagaimana dilansir banyak kantor berita online pada hari Minggu, 11 September 2011 bahwa DPP PKB secara resmi melaporkan Lily Wahid kepada polisi. Pelaporan ini dilakukan Lembaga bantuan Hukum dan HAM (Lakum HAM) DPP PKB ke Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Dalam siaran persnya Ketua Lembaga bantuan Hukum & HAM (Lakum HAM) DPP PKB, Anwar Rahman, Lily Wahid dilaporkan karena melakukan tindakan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap DPP PKB dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Dengan demikian Lily Wahid dianggap telah melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Surat pelaporan terhadap Lily tertuang dalam dalam surat bernomor LP/574/IX/2011 Bareskrim tanggal 11 September 2011.

Melihat ketegasan sikap DPP PKB terhadap Lily Chadijah Wahid pasti banyak yang gemas bercampur khawatir dan emosional. Di satu pihak pasti ada yang meyalahkan DPP PKB karena mengadukan kadernya sendiri kepada pihak penegak hukum. Hal ini dianggap DPP PKB telah dapat diadu domba oleh kekuatan-kekutan di luar PKB yang menginginkan PKB terpecah bela dan tercerai berai.

Namun, disisi lain tidak sedikit pula kader-kader PKB seluruh Indonesia, baik yang berada dalam jajaran struktural ataupun kader-kader simpatisan PKB di daerah-daerah, yang memberikan dukungan dan apresiasi atas ketegasan sikap dan keputusan yang diambil DPP PKB.

Hal ini didasari bahwa PKB saat ini sedang berada dalam ujian/fitnah, sehingga segala upaya yang dilakukan dalam rangka membangun soliditas dan ketegasan dalam rangka menjaga keutuhan dan kebesaran PKB merupakan langkah yang harus dikedepankan dan didukung semua kader PKB.

Jika kita menyimak sejarah kelahiran PKB, maka kita akan dapat melihat sikap yang diambil DPP PKB merupakan sikap berpolitik yang sehat dan sesuai dengan hati nurani. PKB merupakan partai politik yang didirikan dengan menggunakan nilai-nilai ahlussunnah wal jamaa’ah sebagai mabda’ siyasi. (nilai-nilai dasar perjuangan).

Dalam mabda’ siyasi PKB Disebutkan bahwa Bagi Partai Kebangkitan Bangsa, wujud dari bangsa yang dicitakan itu adalah masyarakat yang terjamin hak asasi kemanusiaannya, yang mengejawantahkan nilai-nilai kejujuran, kebenaran, kesungguhan dan keterbukaan bersumber pada hati nurani (as-shidqu), dapat dipercaya, setia dan tepat janji serta mampu memecahkan masalah-masalah sosial yang dihadapi (al-amanah wa al-wafa-u bi al-ahdli), bersikap dan bertindak adil dalam segala situasi (al-’adalah), tolong menolong dalam kebajikan (al-ta’awun) dan konsisten menjalankan ketentuan yang telah disepakati bersama (al-istiqomah) musyawarah dalam menyelesaikan persoalan sosial (al-syuro) yang menempatkan demokrasi sebagai pilar utamanya dan persamaan kedudukan setiap warga negara di depan hukum (al-musawa) adalah prinsip dasar yang harus selalu ditegakkan.

Dalam kaitan itu, saya melihat hiruk pikuk isu suap uang dalam Kardus Durian yg dituduhkan kepada Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar merupakan fitnah paling keji yg dilakukan oleh sekelompok orang yg sengaja ingin meruntuhkan martabat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebab terlihat aneh dan tidak masuk akal, secara tiba-tiba, media massa begitu gencar memberitakan secara sistematis dan terorganisir sehingga selama sepekan ini berita-berita dan opini seolah-olah Cak Imin merupakan pihak yg paling bersalah.

sumber : catatan Sugeng Haryanto dalam http://politik.kompasiana.com/2011/09/11/fitnah-keji-ke-cak-imin-musibah-bagi-pkb/

Malin Kundang Versi English

Naskah drama saya bersama kawan-kawan saat ujian speaking kelas XI SMAN Pintar. Maaf banyak kalimatnya yang agak gimana.. maklum belajar..hehehe

Once upon time, there was small family. They were Mak Eroh and her child, Malin…… Malins father was die when Malin was one month in his mother stomach. Now, Malin lives with his mother, Mak Eroh. And now Malin is one year old.

Malin               :           Oee……oee……oee….
Mother            :           Oh, My baby… What do you want ? Please, don’t cry again, Ok…
                                    I know you are hungry, but we don’t have anything.
Malin               :           Oee……oee……oee….
Mother            :           Now, you can look your mother. How poor your mother and I can’t give you anything. You must be able to be a succesman later. ( Mak Eroh go to somewhere )

Eight years later………………

Mak Eroh was cooking when Malin approached her.
Mother            :           Have you studied, Malin ?
Malin               :           No, I haven’t, mom…..
Mother            :           Why do you become lazy boy, Malin ?
Malin               :           I’m sorry, mom. I don’t want study again. I want to get money  now.
Mother            :           Malin, listen carefully. You are still weak to get money. You think get money is easy It is so hard. Now, you must study, study hard to be succes.
Malin               :           Yes, mom. (go to bedroom)

In bedroom………………

Malin               :           Boring……….
                                    Ehmm…It’s better if I played with Mulan.
Malin               :           Excuse me, mom….. May I paly with Mulan ?
Mother                        :           Yes, but don’t late to go to home.
Malin               :           Ok…..( go to Mulans home )

Malin met Mulan in the way….

Malin               :           Hey….Mulan….
Mulan              :           Hey…
Malin               :           Where are you going ?
Mulan              :           I want to go to your home.
Malin               :           Oh, same.. I want to go to your home.
( They go to Mulan home )

At home…………..
Malin and Mulan studied togethern. They were study about art. 

Malin               :           Do you know about “Paint My Love” song
Mulan          :       Yes, of course. If I not mistaken this song tell about someone “draw” love. Love is Mr.Ahmad child. And love is Miss’s  sister, Is it right ?
Malin     :    Hi……Hi…. You are false, you are wrong!! “Paint My Love” is song about……………………
Mulan              :           Are you sure ?
Malin               :           Whatever lah………
Mulan              :           Whatever you want to say.
After Malin and Mulan studied together, they played around. They always played together. They enjoyed their life together and happily.

Ten years later…….
When Malin 18 years old.

Malin               :           Mom, I finished senior high school now. I want to continue to USA.
Mother            :           Where is USA ?
Malin               :           It so far, mom…….
Mother            :           Please, do you best, Malin…….
Malin               :           Yes, mom…. Tomorrow I will go, mom…
Mother            :           How you can go to there, boy ?
Malin               :           Don’t worry, mom. I coasted by our government.
Mother            :           Good luck my child………………….

And then Malin went to USA. He studied at a popular university in USA. In the university, Malin met Angel, beautiful girl and rich women.

Malin               :           Oops, sorry … ( hit Angel )
Angel              :           I’m sorry too…
Malin               :           May I have your name ?
Angel              :           Angel, and you ?
Malin               :           Malin….
Angel              :           Do you study in this university too ?
Malin               :           You are right. How about you ?
Angel              :           I’m teaching in this university.
After the first met, Malin and Angel become more near. They always together.

One day, Malin said love to Angel in the restaurant. But Angel asked to Malin to be her husbend.

Malin               :           Angel, you are looking beautiful today.
Angel              :           Thank you.
Malin               :           I want to say something, Angel. I Love You…….
Angel              :           Really ?
Malin               :           Yes, from the deepest of my heart…
Angel              :           Malin, would you like to be my husbend ?
Malin               :           I can’t say how pleased I’m now….
Next, Malin and Angel got marry. They looked so happy.

One day Angel ask Malin to go to Indonesia.
Angel              :        My husbend, would you like to bring me to Indonesia ? I want to meet to your parents.
Malin               :        But, I don’t have parent anymore. My parent was die when I’m still baby.
Angel              :         Oh,,,but I want to visit your town…
Malin               :        Don’t worry, my wife…


Two days later, Malin and Angel went to Indonesia.
They visited Malin’s town. First, Malin met with Mulan..
Mulan              :           Malin??? Is it right Malin ?
Malin               :           Hey, who are you ? I don’t know you. Please go!
Mulan              :           I’m Mulan, your friend.
Malin               :           I don’t have friend like you. My friend like Obama.
Mulan              :           ( Cry, and she go to home )


She met with Mak Eroh and tell that Malin comeback.
After that, Malin’s mother met Malin and his wife.
Mother            :           Malin, Malin………
Malin               :           Hey, poor women!!! What are you doing here?
Mother            :           Malin, I’m your mother!!
Angel              :           Darling, is she your mother ?
Malin               :           No, Angel… I don’t know who is she….
Mother            :           Malin, It is your mother!
Malin               :           Hey, my mother was die. I don’t know you. If you want money, this is for you.
Mother             :           Malin, I’m very dissapointed with you. I hope, God make you to be a ball stone…
And the of story, Malin and his wife become a ball……….

18 Nilai dan Deskripsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Nilai-nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa diidentifikasi dari sumber-sumber berikut ini :
  • Agama : masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama. Oleh karena itu, kehidupan individu, masyarakat, dan bangsa selalu didasari pada ajaran agama dan kepercayaannya. Secara politis, kehidupan kenegaraan pun didasari pada nilai-nilai yang berasal dari agama. Atas dasar pertimbangan itu, maka nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa harus didasarkan pada nilai-nilai dan kaidah yang berasal dari agama. 
  • Pancasila : negara kesatuan Republik Indonesia ditegakkan atas prinsip-prinsip kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang disebut Pancasila. Pancasila terdapat pada Pembukaan UUD 1945 dan dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal yang terdapat dalam UUD 1945. Artinya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi nilai-nilai yang mengatur kehidupan politik, hukum, ekonomi, kemasyarakatan, budaya, dan seni. Pendidikan budaya dan karakter bangsa bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik, yaitu warga negara yang memiliki kemampuan, kemauan, dan menerapkan nilainilai Pancasila dalam kehidupannya sebagai warga negara. 
  • Budaya : sebagai suatu kebenaran bahwa tidak ada manusia yang hidup bermasyarakat yang tidak didasari oleh nilai-nilai budaya yang diakui masyarakat itu. Nilai-nilai budaya itu dijadikan dasar dalam pemberian makna terhadap suatu konsep dan arti dalam komunikasi antaranggota masyarakat itu. Posisi budaya yang demikian penting dalam kehidupan masyarakat mengharuskan budaya menjadi sumber nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa. 
  • Tujuan Pendidikan Nasional : sebagai rumusan kualitas yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia, dikembangkan oleh berbagai satuan pendidikan di berbagai jenjang dan jalur. Tujuan pendidikan nasional memuat berbagai nilai kemanusiaan yang harus dimiliki warga negara Indonesia. Oleh karena itu, tujuan pendidikan nasional adalah sumber yang paling operasional dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.
Berdasarkan keempat sumber nilai itu, teridentifikasi sejumlah nilai untuk pendidikan budaya dan karakter bangsa sebagai berikut ini :

1. Religius , Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan
pemeluk agama lain.

2. Jujur, Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

3. Toleransi , Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

4. Disiplin ,Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

5. Kerja Keras , Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas,serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

6. Kreatif, Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

7. Mandiri, Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

8. Demokratis, Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

9. Rasa Ingin Tahu, Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.

10. Semangat Kebangsaan ,Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

11. Cinta Tanah Air Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan
kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.

12. Menghargai Prestasi Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

13. Bersahabat/Komuniktif Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara,
bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.

14. Cinta Damai Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang
lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

15. Gemar Membaca Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai
bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

16. Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

17. Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan
pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

18. Tanggung-jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas
dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

sumber : http://fhasixteen-tutorial.blogspot.com

Pemuda Harapan Bangsa


Bangsa Indonesia adalah bangsa besar dengan pluralitas suku, budaya, dan agama. Konon, selalu didengung-dengungkan bahwa ujung tombak perjuangan dan masa depan bangsa ini terletak pada pemuda sebagai harapan bangsa. Bukan berniat melemahkan, namun keadaan nyata menunjukkan perilaku segelintir pemuda malah membawa rasa pesimistik di antara pemuda itu sendiri. Oknum tersebut, misalnya, tergabung dalam geng motor yang selalu membawa aksi brutal, pelaku tindakan kriminal, dan lain-lain. 

Di kalangan mahasiswa dikenal beragam “tipe” pemuda. Mulai akademisi, aktivis, maupun keduanya, atau bahkan bukan keduanya alias pemuda apatis. Berkaitan dengan hal tersebut, pemuda harapan bangsa selalu dikacaukan dengan beberapa hal, misalnya ditemukannya kasus-kasus perilaku seks bebas, aksi anarkis, kekerasan dalam orientasi, hingga pemahaman keagamaan yang keliru yang cenderung berimbas pada radikalisme dan fundamentalime tak bertanggung jawab.

Menyikapi hal tersebut, maka semestinya yang ditanamkan lagi dalam jiwa pemuda adalah nasionalisme yang sejatinya sudah dikenalkan dan diajarkan semenjak dini. Beberapa hal yang dapat ditanamkan adalah sebagai berikut. 

1. menjunjung tinggi nilai-nilai pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang membebaskan bangsa dari belenggu imperialisme. Sehingga muncul empati dan rasa takut direbutnya harkat dan martabat bangsa. 

2. aktif dalam segala jenis kegiatan yang berkontribusi pada pengembangan dan pembangunan mental intelektual bangsa. 

3. menjaga daya pikir kritis atas terbukanya informasi-informasi mengenai pemahaman keagamaan radikal dan fundamental. 

4. senantiasa menyaring dan mewaspadai arus kebudayaan asing yang muncul dan semakin mudah diakses dari segala jenis media.

Atas Nama Agama

Salah satu yang marak muncul di kalangan mahasiswa sehingga terkikisnya rasa cinta pada bangsa sendiri adalah pemahaman (atas nama) agama. Tersebarnya pemahaman tersebut muncul dari gerakan-gerakan perkumpulan mahasiswa baik yang nampak maupun under ground. Tanpa bermaksud menuduh bahkan menganggap keliru, melainkan pemuda yang bergelut di dunia kampus semestinya lebih memiliki ketahan diri dan daya pikir yang kritis sehingga tidak mudah mencerna informasi yang didapat.

Menurut hemat saya, agama manapun mengajarkan cinta pada pemimpin dan negara sendiri. Permasalahan seperti apa sosok dan model pemimpin dan kepemimpinan itu hal yang lumrah apabil terjadi perbedaan pendapat. Akan tetapi, saat ini krisis nasionalisme muncul dalam bentuk pengharaman nasionalisme itu sendiri. Menyedihkan, saat rakyat Indonesia sendiri tidak lagi bangga menjadi bagian dari Indonesia bahkan mengecap keberadaan negaranya itu sebagai negara yang “kafir” atau stigma negatif lainnya.

Lebih parah lagi, ditemukannya kasus gerakan underground yang memiliki tujuan mendirikan negara sendiri yang berlabel agama tertentu. Hal ini bukanlah rahasia dan terkesan sudah on the ground. Pemahaman ini bahkan dituding sebagai aliran sesat walaupun masih menjamur di sekitar kita. Tak disangkal, pemikiran ini menggerus kebanggan beridentitas sebagai bangsa Indonesia dan lama-lama meresahkan apabila pemuda segala tidak menyadarkan diri.

Ketidakpuasan

Terlepas dari dua hal di atas, terkikisnya nasionalisme dapat pula diakibatkan ketidakpuasan pada para petinggi dan pemimpin bangsa ini. Bukan sebuah rahasia, apabila masyarakat saat ini belum menemukan sosok pemimpin ideal yang benar-benar layak dibanggakan. Hal tersebut dipicu beberapa hal, seperti minimnya keteladanan, kebijakan-kebijakan pemimpin yang dinilai menyakiti rakyat, bahkan praktik-praktik tidak berperikemanusiaan yang dilakukan para oknum petinggi dan pemimpin. Hal tersebut seolah-olah mengisyarakatkan idealisme pemuda telah mati oleh banyak faktor, terutama kekuasaan dan uang.

Melihat realitas seperti itu, para pemuda ayo bangkit dari rasa pesimistik! Nasionalisme tak seharusnya pudar dengan beragam alasan tersebut. Karena apabila para pemuda membenahi kekurangan dan mengasah kekompakkan untuk membentengi diri dari hal-hal yang negatif seperti yang telah disebutkan dan berani berkata tidak untuk meneladani oknum-oknum yang telah disebut di atas, maka akan tercipta pemuda harapan bangsa. Dengan demikian, terjadi regenerasi dari pemimpin minim teladan menjadi bangsa dengan kepemimpinan pemuda ideal.

http://youthgeneration3.blogspot.com/2010/06/pemuda-harapan-bangsa.html

Negeri Ini Tidak Bertanya Darah Siapa yang Mengalir Ditubuhmu

Apakah negeri ini mempertanyakan darah siapa yang mengalir dalam dirimu, dalam tubuhmu, dalam urat nadimu? Sedikitpun tidak. Negeri ini hanya mempertanyakan apa yang mampu kau perbuat untuk membawa kemakmuran dan kejayaan bagi bangsamu. 

Bagi tanah yang tengah kau injak, langit yang kau junjung yang di dalamamnya kau tengah mengais rezeki. Yang akan berguna bagi orang di sekitarmu. Bagi masyarakat yang lebih luas dari sekedar orang – orang di sekitarmu. Apakah penting bila, darah yang mengalir dalam dirimu adalah darah orang hebat di negeri ini sekalipun? Tidak. Karena yang hebat bukan dirimu. Yang hebat adalah orang tuamu, kakek nenekmu, leluhurmu. Namun yang terjadi atau kau lakukan justru hanya mempermalukan nama leluhurmu. 

Bila yang engkau lakukan hanya berandai - andai tanpa beranjak sedikitpun untuk bergerak dan bergerak. Ya, bergerak meski hanya sedikit untuk turut mengubah bangsa ini menjadi lebih baik. Negeri ini sama sekali tidak membutuhkan tambahan nama leluhurmu dibelakang namamu. Terlebih bila itu hanya buat rasa bangga yang semu buatmu. Engkau boleh bangga bahwa darah yang mengalir dalam tubuhmu adalah darah seorang raja sekalipun. Namun ingat, itu bukan jaminan bahwa dirimu akan sehebat leluhurmu. 

Namun, ini bukan harga mati. Banyak kemungkinan yang bisa terjadi dan kita bisa belajar dari semua itu. Satu hal yang juga perlu untuk diingat, leluhur bukan hanya orang yang mengalirkan darah dalam tubuhmu. Semua pendahulu adalah leluhur. Baik atau buruk leluhur adalah bagaimana kita mampu memendam segala keburukan untuk tidak di ulangi lagi dan memikul segala kebaikan atau jasa yang telah dilakukan. Ketika mereka yang merasa keturunan orang besar di negeri ini berlomba – lomba meraih posisi puncak yang sebenarnya bukan; berlomba – lomba menempelkan atau mencantumkan nama besar leluhurnya di masa lalu; seolah mereka adalah pewaris sah negeri ini namun sejatinya mereka hanya orang yang mabuk. Merasa seolah mereka punya kapabilitas dan kapasitas untuk mewarisi apa yang leluhur mereka telah capai. Itu tidak salah, tetapi menjadi salah ketika anggapan – anggapan semu itu dijadikan pengokoh untuk meraih kekuasan yang semu. Leluhur telah mencondro bahwa negeri ini tidak akan diwariskan. 

Negeri ini akan dipimpin oleh mereka yang mengerti dan memahami. Mereka yang mengerti dan memahami itu adalah anda. Anda yang memahami tentang arti sebuah kepemimpinan. Mengerti dan memahami arti sebuah BANGSA.  Negeri ini butuh anda untuk mengembalikan identitas dan jati dirinya sebagai sebuah bangsa.    

Tawangmangu, Mei 2011
Oleh: Bimo Aji Sudarsono ( Balai Pengkajian dan Pelestarian Adat Kuansing )

Beberapa Istilah Dalam Bola Basket



VIOLATION (PELANGGARAN) 

1. Travelling adalah pelanggaran karena    membawa bola tidak di dribble,lebih dari 2 langkah.
2. Illegal dribble adalah pelanggaran yang dilakukan karena menghentikan bola sesaat disalah satu tangan atau kedua tangan kemudian mendribbelnya kembali.
3. Crraying the ball adalah kesalahan yang dilakukan karena mendribble dengan memutar bola.
4. 3 second adalah pelanggaran yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas (key area) selama 3 detik.
5. 5 second adalah pelanggaran yang diberikan kepada seorang pemain karena menahan bola selama 5 detik tanpa ada usaha untuk passing ataupun dribble.
6. 8 second adalah pelanggaran yang diberikan kepada tim karena selama 8 detik bola tidak melewati garis tengah(tidak berpindah dari wilayah sendiri).
7. 24 second adalah pelanggaran yang dilakukan sebuah tim yang menguasai bola selama 24 detik tidak ada usaha memasukkan bola ke ring lawan.
8. Back court adalah pelanggaran karena pemain yang membawa bola kembali ke daerah  pertahanan setelah melewati garis tengah.
9. Deliberat foot ball
10. Out of ball

FOULT (KESALAHAN)

1. Illegal use hand adalah kesalahan yang  dilakukan pemain karena memukul salah satu anggota tubuh lawan.
2. Blocking adalah menghadang lawan dengan menghalangi pergerakan lawan.
3. Elbow adalah pelanggaran yang dilakukan karena menyikut lawan.
4. Holding adalah menarik lawan dengan maksud menguasai bola dari lawan.
5. Pushing adalah mendorong lawan dengan maksud merebut bola atau mencederai dari lawan.
6. Charging adalah kesalahan yang dilakukan karena menabrak lawan yang sudah menepati posisinya.
7. Double foult adalah situasi dimana dua pemain yang berlawanan saling melakukan kesalahan perorangan satu sama lainnya pada waktu bersamaan.
8. Technical foul adalah kesalahan yang dilakukan tanpa persinggungan seorang pemain atas suatu prilaku yang dalam batas kewajaran,tetapi tidak dibatasi untuk:
    >mengabaikan perintah wasit
    >menyentuh wasit
    >berkomunikasi dengan wasit
    >menggunakan bahasa atau isyarat menantang atau menghasud penonton
    >pura-pura menjatuhkan diri untuk mendapatkan kesalahan
9. Unspertman like foul adalah kesalahan perorangan seorang pemain dimana dalam penilaian wasit bukan merupakan suatu usaha yang dibenarkan untuk memainkan bola secara langsung di dalam semangat dan maksud dari peraturan.
10.Disqualifying foul adalah tindakan unsperman like yang menyolok dari seorang pemain,pemain pengganti,pemain yang sudah dilarang masuk,pelatih,asisten pelatih atau pengikut regu.      


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kunjungan

Rating for adieth12.blogspot.com
Recommended Post Slide Out For Blogger